Ada Proyek Jembatan Siluman di Desa Rappang Barat

oleh
Ada Proyek Jembatan Siluman di Desa Rappang Barat

POLEWALI MANDAR-SULBAR, (PERAKNEW).- Pekerjaan Jembatan Dusun Curede penghubung Sila-sila yang berada tak jauh dari Kantor Desa Rappang Barat, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), terlihat tidak memasang papan informasi proyek di lokasi.

Sehingga menuai sorotan masyarakat setempat, salah satunya oleh Ketua DPC Laskar Anti korupsi Indonesia (LAKI) Kab. Polewali Mandar, Burhanuddin Mr. Pasalnya, pekerjaan yang tengah berlangsung itu, tidak memiliki papan informasi hingga nampak seperti halnya proyek siluman.

“Itu sudah termasuk proyek siluman, karena tidak transparan, kita juga tidak tahu berapa anggaran yang digunakan, berarti ada apa, berarti ada niat, tidak ada alasan kalau tidak ada papan informasi dilokasi, itu sudah melanggar aturan, Proyek Siluman itu,” tegas Burhannudin.

ia pun menambahkan, langkah-langkah yang akan diambil untuk menindak lanjuti pekerjaan itu, “Yang jelas kalau dilirik penegak hukum ini diproses, yang jelas sudah menyalahi aturan. Tentunya dilaporkan ketika ada kegiatan yang tidak jelas dari mana sumbernya anggaran itu, apalagi proyek semacam ini tidak diketahui siapa pelaksana,” tuturnya.

“Sempat menghubungi Kepala Desa Rappang Barat melalui via teleponnya, namun kades tidak mengangkat teleponnya. Bahkan sempat juga beberapa kali hendak menemuinya, lagi-lagi sang kepala desa tidak berada di tempat. Kami pun tak tahu harus menkonfirmasi kepada siapa terkait dengan adanya pekerjaan itu,” ungkap salah seorang anggota Tim Investigasi LAKI menambahkan.

Menanggapi hal itu, Perak mengunjungi Kantor Desa Rappang Barat, Senin (27/8/18) tetapi kades tidak berada di tempat, hanya Sekretaris Desa Rappang Barat, Irfan yang dapat memberikan komentar, “Itu sudah lama dikerjakan, sejak selesainya Hari Raya Idul Fitri sampai sekarang dan saya kurang tahu juga berapa anggaran yang dipakai,” ujarnya.

Lanjutnya dikatakan Irfan, “Mengenai anggaran pekerjaan itu, bersumber dari dana APBN, hasil Musrenbang,” terangnya. (Subri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *