oleh

Ternyata Tower di Susukan Belum Berizin

CIPUNAGARA-SUBANG, (PERAKNEW).- Soal dugaan ilegal Bangunan Tower Pemancar Jaringan Telekomunikasi yang masih dalam proses pembangunan, di Dusun Susukan Hilir-RT 14/RW 03, Desa Jati, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang, ketika hendak dikonfirmasi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Subang, Jum’at (03/01/2020) sedang tidak ada di kantornya.

Sementara, Staf Bagian Pengaduan DPMPTSP Subang mengatakan, “Kami disini tidak bisa memberi informasi, karena harus ada nama PT dan pihak ketiga sebagai kontraktornya, dulu baru saya bisa menggecek perizinannya,” dalihnya.

Tidak sampai disitu, sumber di DPMPTSP Subang menyatakan bahwa tower tersebut belum berizin, bahkan dikatakannya berkasnya baru masuk di TKPRD (Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah).

Telah diberitakan Perak sebelumnya, bahwa lokasi proyek tower yang sedang berlangsung sudah mencapai 60 persenan itu, digruduk puluhan warga setempat, pada Hari Kamis, 02 Januari 2020.

Sementara itu, saat digeruduk, di lokasi tidak ada satupun orang berkompeten bisa dimintai keterangan. Faktanya, di lokasi hanya ada pekerja/ kuli bangunan tower saja.

Menyikapi gerakannya itu, Wahyu Susanto (Koordinator Aksi) kepada Perak mengungkapkan, “Harusnya ada pemberitahuan dulu atau musyawarah sebelum melakukan pembangunan. Terutama membahas perihal hak dan jaminan kesehatan kepada warga sekitar. Jangan main bangun-bangun saja, kami tanya pekerja soal ijinnya gak tau, ditanya siapa penaggungjawab proyeknya juga tidak tau. Kami warga disini sangat tidak setuju adanya pembangunan tower ini,” ungkapnya menegaskan.

Lanjut Wahyu meminta kepada pemerintah, “Mengenai masalah tower ini, kami meminta agar dinas terkait segera turun tangan dan melakukan tindakan tegas terhadap pemilik dan kontraktor pembangunan tower ini,” tandasnya.

Kendati demikian, hingga berita ini di on linekan, pembangunan menara tower, kondisinya saat ini sudah hampir rampung dikerjakan. (Hendra G)

Berita Lainnya