Tingkatkan Ekonomi Rakyat, Pemkab Banyuwangi Gelar Program Kanggo Riko

oleh -10 views
Tingkatkan Ekonomi Rakyat, Pemkab Banyuwangi Gelar Program Kanggo Riko

BANYUWANGI-JATIM, (PERAKNEW).- Berkaitan dengan program meningkatkan kesejahteraan ekonomi yang juga sudah dirasakan oleh masyarakatnya, Pemkab Banyuwangi menggelar program inovatif baru dengan tema menggunakan bahasa jawa, “Kanggo Riko” tepatnya dalam bahasa Indonesia, “Untuk Anda”. Kegiatan itu dilaksanakan di Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur (Jatim), belum lama ini.

Tujuan kegiatan Kanggo Riko tersebut, adalah untuk memberdayakan ribuan warga miskin di Kab. Banyuwangi agar mandiri secara ekonomi.

Dalam kesempatan itu, Bupati Banywangi, Abdullah Azwar menyampaikan sambutannya, bahwa program ini membantu untuk semua masyarakat yang kurang mampu, demi meningkatkan usaha ekonominya, “Tahun depan kita lipat gandakan jumlah penerimanya,” ujar Abdullah via facetimenya, karena bertepatan dengan acara tersebut, dia sedang menunaikan ibadah haji.

Program terbaru itu, telah menggelontorkan dana senilai Rp2,5 Juta per kepala Rumah Tangga Miskin (RTM) disesuaikan dengan kebutuhan usahanya masing-masing, jumlah RTM yang menerima dana tersebut, seluruhnya 1.160 RTM yang sedang merintis usaha atau berniat meningkatkan usahanya.

“Misalnya, ada yang jual pentol (bakso mini), kita tingkatkan dengan memberikan gerobak dan kompor baru, ada yang buka tambal ban tapi masih pakai pompa manual, kami berikan compressor dan ada juga ibu-ibu yang pintar menjahit, tapi tidak punya mesin, kita beri mesinnya, serta yang lainnya,” imbuh Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko.

Lebih lanjut Yusuf memaparkan, bahwa program ini akan dilaksanakan di 29 desa se-Banyuwangi. Anggarannya akan diambil dari Alokasi Dana Desa (ADD) dari APBD Banyuwangi. ADD adalah penyokong Dana Desa (DD) dari APBN.

Pada 2018, anggaran untuk 189 desa di Banyuwangi Rp316,34 Miliar, terdiri atas ADD (APBD Banyuwangi) Rp148,63 Miliar dan DD (APBN) Rp167,7 Miliar, “Semakin besar Dana Desa, anggaran ADD juga semakin besar. Program ini mendapat perhatian yang sangat luar biasa dari Presiden Jokowi untuk masyarakat desa dan perlu benar-benar dimanfa’atkan untuk meningkatkan ekonomi warga dan Dana Desa sendiri, sebagian untuk pembangunan infrastruktur, agar mendukung dan memperkuat usaha warga termasuk lewat program Kanggo Riko ini,” paparnya.

Masih menurut dia, “Program ini adalah bagian dari inovasi berkelanjutan untuk pengembangan desa dan masyarakat yang sebelumnya menggarap program Smart Kampung, e-village budgeting, uang saku bagi pelajar kurang mampu dan Rantang Kasih. Dengan program terbaru ini, yaitu Kanggo Riko, sangat jauh berbeda yang mempunyai makna demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Yusuf menghimbau kepada seluruh dinas terkait, untuk memantau ke desa-desa, agar program ini bisa tepat pada sasaran,” imbaunya, sambil mengajak pada semua yang hadir dalam acara, untuk berdo’a, untuk Banyuwangi, agar tetap aman, nyaman, Gemah Ripah Lohjinawi.

Menyikapi hal itu, menurut salah seorang penjual bakso, Karlina (48) selaku penerima manfaat program dimaksud, “Tadinya saya pakai kompor tungku, tapi sekarang diberi kompor gas dan saya sangat senang sekali,” kata Karlina.

Acara tersebut dihadiri oleh para camat dan kepala dinas se-Kabupaten Banyuwangi. (Leo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *