PERAKNEW.com – Dusun Wanajaya dan Padek, Desa Bobos, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, hingga kini masih terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi selama empat hari berturut-turut.
Bahkan hari ini, pada Rabu, 28 Januari 2026, bencana banjir melanda hampir seluruh kampung di wilayah Desa Bobos tersebut.
Wilayah yang paling memprihatinkan, yakni di Desa Bobos bagian timur, mulai dari Kampung Padek hingga Dusun Wanajaya. Akses menuju wilayah tersebut sangat jauh dan sulit dijangkau dari pusat desa. Dusun Padek dan Wanajaya sendiri dihuni sekitar 600 jiwa.
Kepala Desa (Kades) Bobos, Anwar Nurjali saat diwawancarai mengatakan, bahwa curah hujan yang tinggi selama empat hari terakhir mengakibatkan banjir di Dusun Padek dan Wanajaya, serta merendam area persawahan seluas kurang lebih 300 hektare, “Dampak curah hujan selama empat hari ini menyebabkan persawahan di Dusun Padek dan Wanajaya terendam banjir,” ujar Anwar.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Forum Masyarakat Peduli Provinsi Jawa Barat (FMP Jabar), Endang Muslim yang meninjau langsung ke lokasi banjir tersebut, menyampaikan, bahwa banyak keluhan dari warga, khususnya ibu-ibu yang memiliki balita. Mereka sangat membutuhkan perlengkapan bayi seperti popok dan minyak telon.
Endang juga menekankan, agar pemerintah daerah, khususnya Dinas Sosial, segera menyalurkan bantuan kebutuhan dasar tersebut. Pasalnya, kondisi banjir di wilayah Wanajaya dan Padek berbeda dengan wilayah Bobos bagian barat, “Di wilayah Wanajaya dan Padek, banjir bisa bertahan hingga satu bulan sebelum surut, berbeda dengan wilayah Bobos barat,” ungkap Endang.
Hingga saat ini, warga berharap adanya perhatian dan penanganan cepat dari pemerintah daerah, dalam hal ini Pemerintah Daerah Kabupaten Subang untuk meringankan beban masyarakat terdampak banjir Desa Bobos ini. (Hen Gun)










