oleh

SMKN 2 Subang Gelar Diseminasi Revitalisasi Pertanian Kerjasama Indonesia-Belanda

SUBANG, (PERAKNEW).- Bupati Subang, H Ruhimat (Kang Jimat) berkunjung ke SMK Negeri 2 Subang untuk menghadiri sekaligus membuka acara Diseminasi Revitalisasi SMK Pertanian Kerjasama Indonesia-Belanda pada Hari Kamis, 8 April 2021.

Acara dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah IV, Asda II, Program Manager Office (PMO) Revitalisasi SMK Pertanian, Plt. Dinas Pertanian Subang, IDUKA, Pengawas SMK se-Kabupaten Subang, Para Kepala SMK se-Kab. Subang, Wakabid Kurikulum serta Guru Produktif.

Dalam kesempatan itu, Kepala SMK N 2 Subang, Ramlis, S.TP.,M.Si menyampaikan laporan kegiatan, bahwa pada tahun 2016 telah ditandatangani nota kesepemahaman antara pemerintah Republik Indonesia dan pemerintah Kerajaan Belanda mengenai kerjasama Revitalisasi SMK Pertanian, “Sejak tahun tersebut, sudah ada sounding ke SMK N 2 Subang dari kantor Staf Presiden, mengenai pengembangan SMK Pertanian pada tahun 2018 ditetapkan 2 SMK Pertanian secara nasional sebagai sekolah model, yaitu SMK Negeri 2 Subang (Jawa Barat) dan SMK Negeri 5 Jember (Jawa Timur). Tujuan dari Revitalisasi SMK Pertanian ini adalah untuk meningkatkan pelatihan dan Pendidikan kejuruan bidang pertanian, menghasilkan lulusan yang kompeten dan memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja,” tuturnya.

Bupati Subang, H Ruhimat, S.Pd., M.Si., mengaku merasa miris dengan kondisi Indonesia saat ini yang darurat akan petani milenial, bahkan berkemungkinan mengalami krisis jumlah petani dalam sepuluh tahun mendatang apabila saat ini tidak dikenalkan, bahkan tidak dilibatkan dalam pembangunan pertanian.

Tidak dapat dipungkiri, bahwa petani berusia 40 tahun keatas dan hanya 30 persen dari jumlah petani dibawah 40 tahun. Namun dengan adanya Revitalisasi SMK Pertanian pada SMK N 2 Subang, dirinya merasa ada harapan baru untuk masa depan, khususnya pada sektor pertanian.

Dalam sambutannya, H Ruhimat menyampaikan apresiasi kepada SMK Negeri 2 Subang yang telah menjadi SMK yang mengikuti program revitalisasi SMK pertanian Kerjasama Indonesia-Belanda, “Saya secara pribadi dan pemerintah daerah Kabupaten Subang memberikan apresiasi kepada SMK Negeri 2 Subang, karena termasuk kedalam sekolah yang mengikuti program revitalisasi SMK Pertanian di Indonesia, Pak Ramlis, Lanjutkan,” ujar Ruhimat.

Mengingat angka pengangguran di Kab. Subang sejumlah 78 ribu yang 3 dari 4 berusia produktif, padahal dilihat dari georafisnya Subang merupakan wilayah yang kaya akan sumber daya alam. Untuk itu, Bupati Subang melakukan langkah serius dalam menjawab hal tersebut, potensi SDM dan SDA yang tersedia harus dikelola dengan baik dengan harapan masyarakat semakain sejahtera dan penurunan angka kemiskinan, “Didalam masa pandemic saat ini, Kabupaten Subang termasuk kedalam kabupaten yang melaksanakan program ketahanan pangan dan ini butuh dukungan sumber daya manusia yang baik, sehingga saya memiliki optimisme dengan adanya kegiatan ini menjadi upaya memenuhi sumber daya pertanian dalam mensukseskan program ketahanan pangan dan program wirausaha muda,” imbuhnya.

Pemerintah Kab. Subang berharap, seluruh SMK yang hadir pada acara tersebut, dapat mengambil pelajaran dari SMK Negeri 2 Subang (SMK Pertanian) dalam membentuk generasi milenial untuk tertarik dan terjun dalam sektor pertanian. Subang sendiri memiliki ribuan hektar di berbagai titik yang saat ini hanya menjadi lahan yang belum terkelola dengan optimal, kedepannya diharapkan dapat dikelola untuk rakyat khususnya untuk petani milenial

Mengenai hambatan dan kesulitan serta rintangan yang ada, H Ruhimat mengajak untuk bahu membahu dipecahkan bersama, sehingga tidak terpaku pada kesulitan, yang terpenting adalah membangun kemauan, “Saya sudah menjanjikan kepada 18 SMK, Insyaalloh tetap apa yang saya janjikan per-hektar satu untuk satu SMK untuk proyek field langsung tentunya berkolaborasi langsung dengan rakyat tapi punya percontohan SMK ini satu hektar mau tanam apa, satu SMK yang lain tanam apa, tentunya bukan untuk hak milik melainkan hak guna pakai, ” pungkasnya.

Setelah memberikan sambutan, H Ruhimat melanjutkan peninjauan lokasi lahan kompetensi keahlian pertanian dan kompetensi keahlian Pelayaran yang dimiliki SMK Negeri 2 Subang sekaligus menutup kegiatan Simulator Taruna Pelayaran Nautika Kapal Niaga. Semoga semua stakeholder dapat berkolaborasi dalam mewujudkan Subang Jawara. (Duryani)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya