Rizki Pasien Anak Gakin Butuh Uluran Tangan

BERITA UTAMA, SUBANG2,915 views

COMPRENG-SUBANG, (PERAKNEW).- Sungguh nahas nasib yang dialami Rizki Saputra (8) Siswa kelas 2 SDN Sukaresmi, Warga Dusun Sukaresmi-RT 05/RW 02, Desa Mekarjaya, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, setelah mengalami jatuh dijalan saat pulang sekolah, kaki Rizki hingga kini mengalami pembengkakan yang cukup serius dan Rizki dengan ditemani kedua orang tuanya Dedi (Ayah) dan Dariah (Ibu) akhirnya harus dirujuk dan dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, pada Senin, 27 September 2021 lalu.

Betapa tidak, keluarga Rizki tergolong tidak mampu atau Keluarga Miskin (Gakin) sehingga orang tuanya berharap ada uluran tangan dari para dermawan untuk biaya proses pengobatan anaknya tersebut.

Kedua Orang tua Rizki hanya bekerja serabutan, berkat bantuan dari pihak sekolah SDN Sukaresmi yang melakukan penggalangan dana sumbangan serta membantu evakuasi Rizki menggunakan mobil Amabulan Pemerintah Desa Sukaresmi, ke Puskesmas setempat, sempat dirujuk ke Rumah Sakit Siloam Purwakarta, namun keduanya menyatakan tidak sanggup dan akhirnya dirujuk ke RSHS dimaksud.

Sebelumnya, Rizki sempat dibawa 2 (Dua) kali ke tukang urut, namun bukannya rasa sakit itu hilang, malah sebaliknya kaki Rizki membengkak seperti kaki gajah dan saat itu kedua orangtuanya memutuskan Rizki untuk dibawa ke rumah sakit, tapi mereka bingung, sebab tidak punya fasilitas berobat apalagi uang, kemudian paman Rizki, bernama Candra atau biasa dipanggil mang Uju berinisiatip membuat kartu BPJS, walau harus menunggu selesai selama kurang/lebih 20 hari, kala itu Rizki hanya bisa terkulai diatas kasur sambil merasakan rasa sakit.

Seperti diungkapkan Guru SDN Sukaresmi, Asep Ridwan kepada Perak, pada Sabtu, 2 Oktober 2021, “Rizki tergolong anak yang baik dan punya semangat belajar yang besar, sehingga kami pihak sekolah bersama Kepala Korwil Pendidikan Compreng mengadakan penggalangan dana untuk pengobatan Rizki dan Alhamdulillah uang itu sudah tersaluran ke orang tua Rizki,” ungkapnya. (Atang S)