oleh

Rapat Paripurna Rancangan KUA & PPAS Kab. Subang Tahun 2020

SUBANG, (PERAKNEW).- Bertempat di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Subang dilaksanakan Rapat Paripurna dengan agenda nota pengantar Bupati Subang atas  Rancangan KUA dan PPAS perubahan tahun 2019, Rancangan peraturan daerah tentang perubaham anggaran pendapatan dam belanja daerah Kabupaten Subang tahun 2019,  Rancangan KUA dan PPAS tahun 2020, dan  Rancangan peraturan daerah tentang penyelenggaraan kearsipan di Kabupaten Subang. Senin (5/08/2019).

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kab.Subang Ir Beni Rudiono, Wakil Ketua I Bangbang Irmayana dan Wakil Ketua II Asep Hadian dan Wakil Ketua III Ahmad Rizal , serta turut dihadiri Bupati Subang H. Ruhimat.,S.Pd.,M.Si , Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosadi.,S.Si.,MM , Jajaran Forkopimda, Para Kepala Badan/Lembaga/Instansi/Perangkat Daerah diLingkungan Pemkab. Subang serta tamu undangan lainnya.

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi S.Si., MM membacakan nota penganatar diantaranya pembahasan pada pasal 154 ayat 1 bahwa perubahan APBD Kabupaten Subang dilakukan dengan dasar  : 1. Perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum APBD (KUA), hal ini terjadi disebabkan adanya asumsi yang berubah dianataranya asumsi pendapatan, belanja daerah dan pembiayaan, 2. Keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan, dan antar jenis belanja, 3. Keadaan yang menyebabkan saldoa anggaran lebih tahun sebelumnya harus digunakan dalam tahun berjalan, 4. Keadaan darurat dan 5. Keadaan luar biasa

Pada rancangan KUA dan PPAS perubahan tahun 2019 serta rancangan APBD perubahan tahun 2019, pendapatan daerah diproyeksikan meningkat sebesar Rp. 650,2 Miliyar semula Rp. 2,35 Triliun menjadi Rp. 3,18 Triliun sebagai berikut: Pendapatan asli daerah (PAD),  Dana perimbangan dan  Lain lain pendapatan daerah yang sah.

Pada rancangan KUA dan PPAS perubahan serta APBD perubahan tahun 2019, belanja daerah diproyeksikan meningkat sebesar Rp. 564,40 Milyar semula sebesar Rpm 2,64 Triliun menjadi Rp. 3,2 Triliun, diantaranya sebagai berikut: 1. Belanja tidak langsung diantaranya belanja pegawai, belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja bagi hasil kepada Kabupaten dan Pemerintah desa, belanja bantuan keuangan kepads Kabupaten dan pemerintah desa, belanja tidak terduga dan 2. Belanja langsung diantaranya menurut perubahan parsial I , menurut perubahan parsial II, pengurangan dan penambahan belanja langsung.

Nota pengantar kebijakan umum APBD (KUA) & Prioritas dan Plafon anggaran sementara (PPAS) Kabupaten Subang tahun anggaran 2020, Kebijakan ini diarahkan umtuk mendukung visi dan misi Kabupaten Subang yang tertuang dalam RPJMD tahun 2018-2023 . Dirumuskan limi pembangunan Kabupaten Subang dengan nama panca Jimat – Akur untuk Subang Jawara (Jaya, Istimewa, Sejahtera). (Hum)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya