oleh

Proyek Siluman Milyaran Rupiah Tiga Tahun Mangkrak

PANTURA-SUBANG, (PERAKNEW).Tiga tahun yang lalu masyarakat Kecamatan Compreng dan Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang berbangga hati, karena terlaksananya proyek pembangunan Jembatan Gantung Kali Cipunagara sebagai penghubung kedua kecamatan tersebut, tempatnya di Dusun Panyurungan, Desa Bojongnegara, Kecamatan Tambakdahan, namun harapan itu tinggal mimpi, lantaran proyek yang sudah berjalan 3 tahun, kini terbengkalai.

Menurut sumber dari seorang penjual jasa penyebrangan menggunakan perahu di sungai itu, bernama Aji dan Johan mengatakan, “Proyek itu sudah 3 tahun, namun sampai sekarang belum selesai, bahkan pemborong sudah tiga kali ganti, pemborong pertama terjerat kasus pidana, pemborong ke dua meninggal dunia dan sekarang pemborong ketiga tidak jelas, sudah satu minggu tak ada yang kerja,” ungkapnya sambil mengayun tambang perahu penyebrangan.

Di hari yang sama, setelah melihat proyek makrak yang dananya menelan sekitar  Rp15 Milyar itu, Perak mendatangi rumah kediaman Kepala Desa Bojongnegara, Rosidi, tepatnya Sabtu, 13 Juni 2020.

Saat diwawancarai, Rosidi mengatakan, “Tak ada komunikasi apapun kepada kami dari semua pemborong jembatan tersebut, padahal proyek itu ada di wilayah saya, jika ada kehilangan apa-apa atau ada korban dari buruh harian di proyek itu, tetap desa yang disibukan,” ungkapnya.

Pasalnya, Jembatan itu sangat berguna jika sudah selesai, tidak hanya antar lintas dua kecamatan itu sja, namun merupakan jalan pintas yang bisa memotong tujuan dari Subang menuju ke Pantura.

Selain itu, dalam pekerjaan jembatan tersebut, diindikasikan ada praktek tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh para oknum pemborong. Faktanya, selain membiarkan makraknya pekerjaan, di lokasi pekerjaanyapun tidak nampak papan nama informasi pekerjaan.

Padahal, sudah barang tentu, proyek tersebut, dibiayai melalui anggaran negara yang notabene adalah uang rakyat yang nilainnya Milyaran Rupiah. (Atang S)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya