PHE OSES Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Lima Program Unggulan

BERITA UTAMA107 views

PERAKNEW.com – PT Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan program pemberdayaan dan pengembangan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Hal tersebut disampaikan Head Communication, Relations & CID PHE OSES, Danya Dewanti dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Media yang berlangsung di Pengalengan, Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/9/2026).

Dalam pemaparannya, Danya menjelaskan, bahwa PHE OSES memiliki program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) yang menjadi bagian dari upaya perusahaan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. PPM tersebut memiliki lima program unggulan dengan fokus pada lingkungan, kesehatan, serta peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat.

Salah satu program unggulan tersebut adalah Tiga Perisai, yang berfokus pada mitigasi perubahan iklim dan konservasi. Program ini mencakup rehabilitasi lahan kritis, konservasi penyu sisik, pengembangan ekowisata serta mendorong kemandirian masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Tiga Perisai antara lain menghadirkan leaning center sekaligus rumah penetasan penyu yang menerapkan teknik konservasi semi alami. PHE OSES juga menerapkan teknologi melalui pemasangan CCTV untuk memantau rumah pelestarian penyu yang terkoneksi dengan perangkat smartphone. Selain itu, dilakukan penanaman mangrove dengan metode rumpun berjarak untuk membantu mencegah penggerusan bibir pantai.

Seribu Asa Tekan Stunting
Program berikutnya adalah Seribu Asa, yang diarahkan untuk mendukung penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan kemandirian istri nelayan.

Program yang dilaksanakan di Kepulauan Seribu Utara tersebut mengedepankan peran ibu rumah tangga sebagai penggerak. Sejumlah kegiatan yang dilakukan meliputi pemberian makanan utama (PMU) untuk mendukung pemenuhan dan perbaikan status gizi anak sasaran.

Selain itu, terdapat kelas Montessori untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak usia dini, kelas ibu hamil bersama tenaga ahli di bidang ibu dan anak, serta Kelas 1.000 Hari Pertama Kehidupan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya periode emas pertumbuhan anak.

Pelaut Tangguh Tingkatkan Pendapatan Nelayan. PHE OSES juga menjalankan program Pelaut Tangguh yang berfokus pada peningkatan pendapatan nelayan tangkap.

Program ini hadir karena hasil tangkapan nelayan yang tidak menentu dapat menyebabkan kerentanan ekonomi. Karena itu, Pelaut Tangguh menginisiasi alternatif mata pencaharian sekaligus mengoptimalkan hasil tangkapan nelayan.

Beberapa kegiatannya meliputi pengembangan budidaya rumput laut, dukungan pemanfaatan alat tangkap tradisional yang mendukung perikanan berkelanjutan, pengembangan bubu dengan tutupan limbah nylon untuk meningkatkan hasil tangkapan sekaligus mendukung konservasi ekosistem laut, serta penyediaan GPS untuk membantu nelayan menentukan dan menyimpan titik koordinat rumpon.

Palugada Dorong Kemandirian Nelayan Pembudidaya. Program lainnya adalah Palugada, yang memiliki fokus pada peningkatan pendapatan nelayan pembudidaya.

Program tersebut dilatarbelakangi fluktuasi harga pangan yang berdampak terhadap pendapatan nelayan budidaya. Palugada kemudian dikembangkan melalui inovasi pakan alternatif berbahan maggot Black Soldier Fly (BSF) serta pengelolaan benih ikan.

PHE OSES juga memberikan dukungan berupa penyediaan benih ikan unggul, produksi pakan alternatif berprotein tinggi melalui budidaya maggot, serta peningkatan kemampuan pembudidaya dalam memproduksi pakan ikan secara mandiri melalui kerja sama dengan IPB dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Selain itu, dikembangkan rumah apung yang mendukung kolaborasi dan pengelolaan usaha para pembudidaya.

Pendekar Sabira Berdayakan Perempuan. Sementara itu, Pendekar Sabira diarahkan untuk meningkatkan pendapatan kelompok pengolah dan pemasar ikan selar sekaligus memberdayakan perempuan melalui pemanfaatan sumber daya laut.

Program ini mendorong masyarakat mengolah hasil laut menjadi berbagai produk khas dan bernilai tambah. Salah satu kegiatannya adalah kelas diversifikasi menu untuk menciptakan produk berbasis potensi perikanan lokal.

Selain itu, PHE OSES memberikan penguatan kapasitas melalui sharing knowledge bersama pengusaha UMKM serta menghadirkan rumah pengering ikan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil olahan laut secara lebih efisien.

Danya mengatakan, berbagai program tersebut merupakan bagian dari upaya PHE OSES untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, dengan menyesuaikan program pada potensi dan kebutuhan masyarakat di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Melalui program-program tersebut, PHE OSES tidak hanya menjalankan kegiatan sosial, tetapi juga mendorong masyarakat agar memiliki kemampuan dan kemandirian dalam mengembangkan potensi lingkungan, kesehatan, serta ekonomi lokal, “Program-program pemberdayaan masyarakat ini kami dorong agar memberikan manfaat yang berkelanjutan dan membuka peluang bagi masyarakat untuk semakin mandiri,” Jelas Danya. (Wanda)