PERAKNEW.com – Perayaan Ruwat Bumi atau Hajat Bumi biasanya identik dengan Nasi Kuning atau Nasi Tumpeng diarak kelililing kampung menggunakan dongdang sejenis simbung hasil kekayaan petani yang diraih saat panen raya. Namun, beda halnya dengan di Desa Citrajaya, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang, arak-arakan yang berlangsung pada hari Sabtu, 27 Desember 2025 di depan Halaman Kantor Desa Citrajaya tanpa ada nasi tumpeng atau nasi kuning, tetapi hanya iring-iringan sisingaan yang di tumpangi warga setempat.
Dari keunikan tersebut, ketika diwawancarai Perak, Kepala Desa (Kades) Citrajaya, Caswita memaparkan, bahwa perayaan ruwat bumi ini bukan tidak ada nasi tumpeng atau nasi kuning, melainkan nasi kuning ini ada, tapi disuguhkan pada hari Jum’at, 26 Desember 2025, dalam acara Istigosah atau hari Do’a Bersama para petani dan hari ini merupakan hari kedua yang isinya hiburan bersama masyarakat Desa Citrajaya baik petani, pedagang atau pengusaha.
Kades Caswita menambahkan, terkait biaya perayaan Ruwat Bumi atau Hajat Bumi ini adalah murni dari swadaya masyarakat yang dihimpun oleh panitia Desa Citrajaya.
Baca Juga : Ketersediaan BBM di SPBU Polman Kembali Normal
Dalam acara itu, turut hadir, Ketua BPD Citrajaya, Ujang Nariman, Ketua LPM, Tokoh Masyarakat, Karang Taruna, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan seluruh elemen masyarakat Desa Citrajaya ikut meramaikan arak-arakan keliling kampung se-Desa Citrajaya. Dipenghujung acara ada pagelaran Sandiwara Wira Mandala Group dari Kabupaten Indramayu. (Atang S)










