Pemkot Cimahi Lakukan Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Featured, RAGAM4,126 views

 CIMAHI, (PERAKNEW).- Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi, akan melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban jelang Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriyah atau Lebaran Haji yang diperkirakan jatuh pada Bulan Agustus ini.

Kepala Bidang Pertanian Dispangtan Cimahi, Mita Mustikasari mengatakan, bahwa pemeriksaan terhadap hewan kurban meliputi dua bagian, yakni pemeriksaan sebelum disembelih (ante mortem) dan pemeriksaan setelah disembelih (post mortem).

“Pemeriksaan itu wajib kita lakukan terhadap hewan kurban. Ante mortem itu dilakukan mulai tanggal 13-21 Agustus, untuk pemeriksaan post mortem tanggal 22-23 Agustus 2018,” ujar Mita saat dihubungi via handponenya, belum lama ini.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan hewan qurban tahun 2017 sebelum disembelih, ditemukan beberapa penyakit pada hewan kurban, yakni lain Pink Eye, Orf, Enteritis dan Flu. Untuk tahun ini, pihaknya menargetkan sekitar 3.000 ekor hewan kurban, yakni sapi dan domba bisa diperiksa kesehatannya.

“Kalau tahun kemarin ada beberapa hewan yang berpenyakit, tapi tidak ditemukan penyakit yang berbahaya dan bisa menular ke manusia seperti Anthrax,” jelas Mita.

Sedangkan hasil pemeriksaan pemotongan hewan qurban, beber Mita ditemukan, bahwa ada beberapa hewan kurban yang terinfeksi cacing hati. Cacing hati sendiri memang tidak dapat dideteksi ketika hewan kurban masih hidup dan baru dapat dilihat ketika hewan telah dipotong.

Untuk mematangkan persiapan jelang Idul Adha, pihaknya juga sudah menyelenggarakan bimbingan teknis pemotongan hewan qurban. Bimbingan teknis dimaksudkan untuk memberikan panduan bagi pengurus DKM/panitia kurban tentang tata cara penyembelihan hewan qurban yang baik dan benar, terkait aspek-aspek kesehatan hewan, kehalalan, higienitas dan sanitasi yang mencukupi.

“Pengurus dan panitian kurban harus mendapatkan pembekalan, agar ketika memotong hewan kurban, daging yang dihasilkan aman, sehat, utuh dan halal, serta terhindar dari penyakit, seperti Anthrax, Leptospirosis, Brucellosis dan penyakit menular lainnya yang dapat menyebabkan kematian ataupun penyakit apabila dikonsumsi,” pungkasnya. Harold