Pembangunan Pondok Pesantren Miftahul Khoir Wal Ulum Rawalele Dawuan Subang

PERAKNEW.com – Pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) dimulai Hari Kamis Pagi, 24 Juli 2025, fokus utama bagi Ponpes Miftahul Khoir Wal Ulum tersebut, yakni membangun Kobong santri (Asrama) yang beralamat di Kampung Wangunreja, Desa Rawalele, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang.

Hingga saat ini, Ponpes Miftahul Khoir Wal Ulum yang dipimpin KH. Ammirudin atau sering disapa Abbi Amir ini, memiliki Mushola WC dan dapur santri.

Adapun luas Ponpes ini sementara, yakni 420 m2 yang berada di ujung selatan Kampung Wangunreja..

Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pendidikan berbasis Islam di daerah tersebut.

Saat ini membutuhkan bahan-bahan material dengan luas bangunan 10 m x 7 m :
1. Bata Hebel 8 kubik x Rp550.000= Rp4.400.000
2. Semen hebel 7 sak x Rp110.000= Rp770.000
3.Pasir ayak 2 engkel x Rp1.000.000= Rp2.000.0000
4. Semen plester 50 sak x Rp50.000= Rp2.500.000
5.Besi-8 full, 10 full +kawat 12 full Diperkirakan kurang lebih Rp7.800.000
6. Kusen sleding+pintu 2set = Rp16.500.000
7. Baja ringan atap+bahan² 1 >set = Rp11.200.000
8. Tenaga kerja 6 x 30 hari = Rp24.300.000
9. Konsumsi per hari Rp250.000 x 3 hari = Rp7.500.000 dan 10.0 per head = Rp10.000,000, Total anggaran Tahap awal sekitar Rp86.970.000.

Baca Juga : TMMD Ke-125, Bupati Ratna: Pembangunan Fisik dan Non Fisik Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Pembangunan Ponpes ini merupakan langkah besar dalam memperluas akses pendidikan bagi generasi muda yang ingin mendalami ilmu agama. Selain itu, hadirnya Pondok Miftahul Khoir Wal Ulum juga bertujuan untuk mencetak para santri yang berakhlak mulia dan memiliki pemahaman yang mendalam terhadap ajaran Islam. Oleh karena itu, proses pembangunan terus diupayakan agar segera rampung.

Menurut KH. Agung Ghozali selaku panitia pembangunan pondok pesantren, proses pembangunan semoga terus berjalan sampai dengan selesai. Dengan adanya dukungan dari masyarakat dan para donatur, pembangunan pondok ini diharapkan bisa segera selesai sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Kemudian, KH. Agung Ghozali menambahkan, bahwa selain fasilitas utama, pengadaan asrama santjuga menjadi prioritas dalam pembangunan ini.

Hal ini bertujuan agar para santri memiliki tempat tinggal yang nyaman dan kondusif. Dengan adanya dukungan berbagai pihak, diharapkan semua fasilitas yang dibutuhkan dapat segera selesai dan digunakan dengan optimal.

Baca Juga : Dzolim! Hak Buruh di PHK tak Diberikan, FMP Jabar Geruduk PT. Meiloon Tecnology Idonesia

Dengan adanya pembangunan pondok pesantren ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang mendapatkan pendidikan Islami yang berkualitas. Pihak panitia terus mengajak masyarakat dan donatur untuk berpartisipasi dalam mendukung pembangunan pondok ini hingga selesai. (Apriatna/Saprol)