Pembagian Sembako Murah Ridwan Kamil di Patokbeusi Kisruh

PATOKBEUSI-SUBANG, (PERAK).-Pembagian sembako menggunakan kupon oleh Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Dusun Pengkolan, Desa Rancamulya, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, Sabtu (02/12/2017) berlangsung kisruh. Pasalnya, kekisruhan terjadi lantaran ada sejumlah warga yang tidak kebagian/kehabisan sembako saat hendak melakukan penukaran kupon dengan sembako itu.
Hal itu diakibatkan dalam proses pembagian kupon tersebut yang dibagikan oleh panitia melebihi kapasitas paket sembako dimaksud. Bahkan, wargapun menuntut panitia agar mengembalikan uang senialai Rp20 Ribu yang sudah dibayarkan ke panitia untuk penebusan kupon sembako Ridwan Kamil itu.
“Saya itu sudah membayar sebesar Rp.20.000,- (Dua puluh ribu rupiah) kepada panitia saat mengambil kupon, tapi nyatanya saat akan ditukarkan dengan sembako, malah tidak kebagian alasan panitia sudah habis. Kami menuntut agar panitia mengembalikan uang kami itu,” singkat sejumlah warga yang tidak kebagian sembako dan sudah membeli kopun.
Menyikapi permasalahan itu, ketika dikonfirmasi pihak panitia melalui salah satu anggotanya yang bernama, Amo Sutoyo mengatakan, “Kami selaku panitia memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Masyarakat Desa Rancamulya atas insiden ini, karena kejadian ini diluar dugaan kami dan permasalahan ini sudah selesai, kami sudah mengembalikan uang tersebut kepada masyarakat yang memiliki kupon tapi tidak kebagian sesuai dengan harga sembako tersebut sebesar Rp.20.000,- per-kupon,” dalihnya.
Lanjut Amo, “Pembagian sembako murah ini jumlahnya hanya 500 (Lima ratus) paket, sedangkan masyarakat yang datang lebih dari 500 orang, dugaan sementara perkirakan ada masyarakat yang mengambil paket tapi tidak memiliki kupon karena waktu pembagian masyarakat saling berebut,” kilahnya.
Disela pembagian sembako, Cagub Pov Jabar, Ridwan Kamil menuturkan, “Program ini bertujuan untuk sosialisasi, karena Jawa Barat ini luas, jadi perlu perkenalan karena baru sekitar 70% (Tujuh puluh persen) orang kenal popularitas Ridwan Kamil dan yang 30% (Tiga puluh persen) itu mau dituntaskan, karena kebanyakan masyarakat kenal Ridwan Kamil itu mayoritas masyarakat perkotaan, jadi kita mengambil titik ini, terlepas lemah atau tidak pokoknya diluar dari perkotaan. Program ini hanya Pasar Murah saja dengan harga hanya Rp.20.000,- (Dua puluh ribu rupiah) masyarakat bisa membeli sembako,” tuturnya. (Rohman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here