oleh

Diduga CV Putra Sulung Kerjakan Proyek TPT Tak Sesuai Spek

PURWADADI-SUBANG, (PERAKNEW).- Pekerjaan proyek Tembok Penahan Tanah (TPT), di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, yang dibiayai dari APBD Provinsi Jawa Barat (Jabar) senilai Rp194.843.017.11,- dikerjakan oleh CV. Putra Sulung, diduga tidak sesuai spek, alias asal-asalan.

Secara kasat mata, pengerjaan proyek tersebut, sangat memprihatinkan. Faktanya, belum lama ini, nampak pada pelaksanaan pekerjaannya, campuran antara semen dengan pasir, diaduk secara manual, beserta kualitas pemasangan yang sangat memprihatinkan.

Selain itu, pemasangan batu tidak didahului dengan pondasi, melainkan langsung diatas tanah dan yang lebih memprihatinkan lagi, pemasangan papan proyek dipaku di pohon.

Menyikapinya, saat dikonfirmasi mandor proyek TPT yang bernama Karli itu mengungkapkan, bahwa dirinya idak tahu kalau para pekerja itu memasang batu tanpa digali terlebih dahulu, “Saya sudah suruh untuk digali dulu sebelum pemasangan batu,” ujarnya kepada Perak, Minggu (19/10/19).

Saat ditanya mengenai teknis pelaksanaan pekerjaan TPT tersebut, Karli tampak tidak menguasai materi proyek yang sedang dikerjakannya (selaku mandor) dan banyak menjawab tidak tahu, “Silahkan bapak hubungi pak Suhendi aja, dia orang dari PU Provinsi,” terangnya mengarahkan.

Sementara itu, Suhendi yang tidak berada dilokasi, saat dihubungi melalui WA-nya, hanya menjawab dengan singkat, “Yang penting saya mah cek volume,” jawabnya sinis.
Menanggapi permasalahan tersebut,  baik yang dibiayai dari APBD provinsi maupun kabupaten, pekerjaan proyek di Kab. Subang, diindikasikan sarat penyimpangan yang serupa. (Hamid)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya