PERAKNEW.com – Kerjaan rehabilitasi jalan desa Sukadadi kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu diduga dikerjakan asal jadi tidak sesuai rencana anggaran biaya. pasalnya ada batu koral bercampur tanah digelar di badan jalan kerjaan tersebut, patut diduga ada indikasi mengurangi ketebalan beton, ketebalan beton diduga hanya ada 7 cm sampai 8 Cm dan kerjaan tersebut dikerjakan oleh penyedia jasa CV. TOYA MAS ABADI.
Saat Perak mempertanyakan kepada Tri selaku pelaksana lapangan mengatakan, “kerjaan tersebut sudah dikondisikan oleh oknum wartawan berinisial (J),” ucapnya.
Sementara Sono Ketua Forum Masyarakat Peduli (FMP) Jawa Barat Cabang Indramayu, saat di mintai komentarnya terkait hal tersebut mengatakan, atas adanya aduan ini, saya menduga ada kerjaan rehabilitasi jalan desa Sukadadi tersebut ada indikasi dugaan dikerjakan asal jadi karena oknum kontraktor atau oknum pelaksana lapangan ingin mendapatkan keuntungan lebih besar dari proyek tersebut.
Baca Juga : Meski Izin PBG Belum Terbit, Sejumlah Perusahaan di Subang Nekad Membangun di Kawasan Diduga Tak Berizin
“Maka dari itu atas adanya aduan ini saya minta aparat penegak hukum untuk mengaudit kerjaan tersebut karena diduga sudah merugikan uang negara,” pungkasnya. (Saptono)






