Kepala Desa Sumberjo Kurang Tau Ada Warga Miskin Didesanya

oleh

POLMAN-SULBAR, (PERAKNEW).- 

Niat baik dari pemerintah pusat untuk mengurangi angka kemiskinan di Indonesia dalam program bantuan langsung tunai hingga yang namanya beras untuk rakyat miskin (raskin) melalui anggaran pemerintah pusat turun kedaerah, namun tak semua masyarakat bisa merasakan bantuan tersebut.

Bagaimana tidak, masih nampak terlihat masyarakat yang betul betul miskin atau kurang mampu khususnya di wilayah kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Seperti halnya yang dirasakan oleh seorang warga Dusun Kebumen Desa Sumberjo Kecamatan Wonomulyo bernama Sukir.

” Saya pak sudah lama tinggal disini sudah puluhan tahun pak, kadang saya makan kadang tidak dalam satu hari,” ucap Sukir memelas.

Bahkan ia mengaku bahwa dirinya selama puluhan tahun belum pernah tersentuh atau mendapatkan yang namanya bantuan dari pemerintah berupa apapun.

“Iya pak saya dulu pernah mengajukan permohonan kepada pemerintah desa melalui kepala Dusun Kebumen untuk dilakukan pendataan terhadap diri saya tapi sampai sekarang tidak ada yang memperhatikan seolah- olah hilang di telan bumi,” ujarnya saat ditemui peraknew.com belum lama ini.

Ironisnya pemerintah setempat Desa Sumberjo telah lama mengetahui kondisi rumah Sukir dan kehidupannya namun tak dihiraukan.

“Pemerintah sudah lama tau kalau kondisi saya seperti ini sudah lama menderitanya, dibanding dengan tetangga desa yang mendapat kan bantuan rutilahu hingga bantuan raskin pun diterimanya, seakan akan saya ini bukan penduduk desa Sumberjo beda dengan kalau saya ini orang pendatang,” paparnya.

Lanjut katanya untuk bisa mendapatkan yang namanya bedah rumah itu diharuskan persyaratan hak milik atas tanah tersebut

“Ini tanah saya sendiri tapi kenapa tidak juga pernah dapat bantuan bedah rumah,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan peraknew.com (4/8/18) terlihat kondisi rumah Sukir jauh dari layak, bahkan dinding hanya terbuat dari karung bekas pakai, pekerjaan Sukir kadang jadi tukang panjat kelapa kalau ada yang ingin membutuhkan tenaga nya itu pun tidak setiap hari.

Camat Wonomulyo ketika di konfirmasi hal tersebut mengungkapkan,”Kalau Raskin dia nggak dapat saya kira mungkin desanya kurang kontrol,” ujarnya.

ia pun bergegas menghubungi kepala desa Sumberjo untuk mengetahui kebenarannya, benar saja terdengar percakapan kepala desa yang mengaku tidak mengetahui jika ada warganya yang hidupnya susah. ” Masa kamu tidak tahu,” ucapnya saat camat menelpon kades Sumberjo.

Ditempat terpisah kepala Desa Sabang Subik Kecamatan Balanipa Polewali Mandar mengatakan bahwa itu sangat na’if namanya kalau ada warga kita yang sama sekali tidak pernah tersentuh.

“Berarti pemerintahannya sendiri yang tidak pernah turun ke lapangan melihat kondisi itu, kalau saya jujur ya selama ini saya tau persis kalau kondisi daerah saya seperti apa, jadi hampir dikata kita monitoring terus” ungkapnya.

Lanjut ia menyampaikan bilamana ada masyarakat yang dianggap tidak mampu itu memang harus kita bantu,”Kita harus memberikan bantuan apa saja yang kira-kira tidak melanggar aturan karena memang kita ini kepala desa diatur juga, regulasi tidak bisa juga sembarangan mengeluarkan anggaran,” tutup Haidir Jalil. (Subri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *