Kemanakah Uangnya? SPPG Pasirkareumbi Tak Operasi, 3,6 Ribu Siswa Tak Terima Jatah MBG Sepekan lebih

PERAKNEW.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Subang kembali menjadi sorotan. Pasalnya, sekitar 30 sekolah, diantaranya mulai dari jenjang TK, PAUD, SD, SMP hingga SMA, sudah lebih dari satu minggu tidak mendapatkan pasokan makanan bergizi gratis dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Pasirkareumbi, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, diduga dana program MBG untuk memenuhi kebutuhan MBG 30 sekolah tersebut, digunakan untuk membayar sejumlah utang pihak SPPG Pasirkareumbi itu.

Menyikapi persoalan ini, pada Selasa, 4 November 2025, Perak langsung melakukan peliputan ke beberapa sekolah yang terdampak utang piutang tersebu, salah satunya SDN Nusa Indah yang berada di Kecamatan Subang. Salah seorang guru SDN Nusa Indah, bernama Suharni saat diwawancarai membenarkan, bahwa sekolahnya sudah lebih dari satu minggu tidak menerima jatah MBG, “Katanya sih ada kendala administrasi, perpindahan kepengurusan dari SPPG lama ke SPPG baru. Seperti itu penjelasan yang kami terima, dari pihak SPPG Pasirkareumbi,” ungkap Suharni kepada Perak.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Hesniati, S.Ag.,S.Pd., Kepala Sekolah SDN Linggar Manah yang berlokasi di kompleks Yonif 312/Kala Hitam, “Benar, kami sudah sekitar satu minggu lebih tidak menerima makan bergizi gratis. Alasannya, SPPG yang lama mengundurkan diri dan sedang menunggu SK untuk kepengurusan baru dari BGN,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Perak, bahwa SPPG Pasirkareumbi ini, adalah di bawah naungan Yayasan Boga Rasa Sejahtera, yang kantornya beralamat, di Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 44, RT 36/ RW 07, Kelurahan Pasirkareumbi, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang.

Namun, dalam waktu bersamaan, ketika hendak dikonfirmasi Perak, Kepala SPPG maupun Ketua Yayasan Boga Rasa Sejahtera, sedang tidak ada di kantornya, hanya ada seorang Sekuriti kantor SPPG tersebut, bernama Didin yang membenarkan, bahwa di SPPG Pasirkareumbi tersebut, sudah selama satu minggu ini, tidak ada kegiatan memasak MBG untuk 30 sekolah itu, “Iya, sudah sekitar semingguan tidak ada aktivitas memasak. Katanya sih, karena ada perpindahan kepengurusan, bukan masalah anggaran,” ujar Didin.

Saat ditanya lebih lanjut, mengenai dugaan penggunaan dana MBG untuk menutup utang, Didin menjawab, bahwa dirinya tidak mengetahui soal utang piutang itu, “Kalau soal dana, saya tidak tahu, pak. Yang saya dengar cuma ada pemindahan kepengurusan, jadi sementara di-off dulu,” tambahnya.

Baca Juga : Pelayanan Ramah dan Cepat Petugas Samsat Garut Kepada Warga Yang Antri Bayar Pajak

Tidak sampai di situ saja, Perak pun mencoba menghubungi Kepala SPPG Pasirkareumbi, bernama Nenden Yuneu Mulianingsih melalui Chating WhatsAppnya, namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban maupun tanggapan resmi dari Kepala SPPG ataupun Ketua Yayasan Boga Rasa Sejahtera.

Seperti diketahu, bahwa jumlah siswa/ siswi di 30 sekolah yang seharusnya menikmati MBG dari SPPG Pasirkareumbi tersebut, berjumlah 3.694 (Tiga ribu enam ratus sembilan puluh empat) anak.

Berikut daftar nama 30 sekolah tersebut:

  1. Paud Kb Al-Fiyah (28)
  2. Paud Ganesha (35)
  3. Paud Tunas Buana (28)
  4. Kb Al-Huda (52)
  5. Paud Yobel (40)
  6. Paud Al-amanah (30)
  7. TK Al-Furqon (100)
  8. TK Miftahul Huda (75)
  9. TK Nurul Albab (49)
  10. TK As-Shidiq (36)
  11. TK Mutiara An-nur (78)
  12. SDN Harumanis (193)
  13. SDN Ciheuleut (210)
  14. SDN Sidodadi (200)
  15. SDN Bantarsari (131)
  16. SDN Marga bakti (73)
  17. SDN Daya Bakti (130)
  18. SDN Ligarmanah (156)
  19. SDN Gandamanah (177)
  20. SDN Hegarmanah (106)
  21. SDN Nusa Indah (223)
  22. SDN Al-Falah (74)
  23. SDN IT Al-Furqon (258)
  24. SPS Al-Hikmah (17)
  25. SMP 2 Cijambe (157)
  26. SMP TP Lampang (224)
  27. SMP IT Al-Majid (104)
  28. SMK Terpadu Lampang (216)
  29. SLB Trituna (143)
  30. SPS Al-Jihad (19)

Baca Juga : Proyek Rekontruksi Jalan Desa Pabean Ilir Diduga Tidak Sesuai RAB, Kejaksaan Agung RI Diminta Turun Tangan

Selain siswa/siswi sekolah tersebut, SPPG Pasirkareumbi ini juga mendapat Program MBG untuk melayani 26 (Dua puluh enam) Ibu Hamil (Bumil), 35 (Tiga puluh lima) Ibu Menyusui (Busui) dan 271 (Dua ratus tujuh puluh satu) Balita. (HenGun)