oleh

Kades Singajaya Bekerja Karena Niat Ibadah

GARUT, (PERAKNEW).- Adanya wabah pandemi Covid-19 yang merambah keseluruh dunia termasuk Indonesia, hal ini telah melumpuhkan tatanan kehidupan dari mulai kesehatan, ekonomi, politik, sosial, serta budaya hingga pendidikan.

Tak terkecuali seperti yang dialami Desa Singajaya, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut. Pandemi wabah Covid-19 ini telah menggeser program-program yang telah direncanakan sebelumnya hingga mengubah sebagian pola kehidupan masyarakatnya.

banner 728x90

Kepala Desa (Kades) Singajaya, Dede Sukmawansyam kepada Perak, beberapa waktu lalu diruang kerjanya mengatakan, bahwa pihaknya mengakui keberadaan di wilayahnya masih banyak program yang belum direalisasikan. Bahkan program yang sudah baku dipangkas untuk anggaran pandemi Covid-19.

Walau begitu, lanjut Dede, pihaknya telah merampungkan beberapa program infrastruktur seperti, membangun jalan lingkungan, membuat lapangan volly serta sarana gedung olah raga yang semua itu dibiayai dari anggaran dana desa, “Selama menjabat kepala desa disini, apa yang dikerjakan atau dilakukan, ke semuanya karena niat ibadah dan kepercayaan dari  masyarakat,” ujar Dede.

Untuk itu, tambah Dede, kedepan diharapkan program yang telah digulirkan bersama pemerintah daerah bisa berjalan dengan semestinya, walaupun masih dalam suasana pandemi Covid-19, “Terpenting, tetap menarapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (Herna/Guyu)

 

Berita Lainnya