FMP Jabar Desak Polres Subang Usut Tuntas Kasus Dugaan Penyunatan Upah Pekerja Proyek BYD

BERITA UTAMA1,063 views

PERAKNEW.COM – Tim Divisi Bantuan Hukum Forum Masyarakat Peduli Provinsi Jawa Barat (FMP Jabar) Mendesak Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Subang mengusut tuntas Kasus Dugaan Penyunatan Upah Pekerja Proyek BYD, termasuk Dalang dibalik kasus tersebut, yang diduga kuat ada keterlibatan Oknum Warga Negara Asing (WNA) pada Management PT Integritas Perkasa Konstruksi (IPK).

Hal tersebut diungkapkan Abah Betmen sebagai Ketua Tim Divisi Bantuan Hukum FMP Jabar kepada PERAKNEW.COM pada saat Monitoring atas proses pemeriksaan para terlapor kasus tersebut, di Taman Budhi Luhur Bhayangkara Satreskrim Polres Subang, Sabtu 5 September 2026.

Abah Betmen menegaska, “Kami mendesak Polres Subang untuk bertindak secara Profesional dan Proporsional dalam menangani perkara dugaan Penggelapan Upah Kerja Proyek BYD tersebut. Tindak tegas siapapun yang terlibat, tidak hanya kelas terinya saja, tapi kelas kakapnya termasuk aktor intelektual dan atau dalangnyapun harus ditindak tegas dan diduga kuat ada keterlibatan Oknum WNA,” tegasnya.

Sesuai dengan informasi yang didapatnya dari petugas Polres Subang, Abah Betmen menyampaikan, bahwa terlapor yang hadir dalam pemeriksaaan kasus tersebut, antara lain berinisial A dan I.

Sementara terlapor inisial W tidak nampak hadir dalam undangan pemeriksaan polisi ini tanpa ada alasan yang jelas.

Seperti terpantau PERAKNEW.COM, nampak terlihat terlapor inisial I dan A didampingi kuasa hukumnya keluar dari Satreskrim Polres Subang.

Kali ini pemeriksaan terlapor Kasus Dugaan Penyunatan Upah para Pekerja Proyek Pabrik Mobil Listrik PT BYD Motor Indonesia di Kawasan Industri Subang Smartpolitan Desa Sawangan, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang dilakukan oleh Unit Harta Benda (Harda) Polres Subang.

Pemeriksaan tersebut berdasarkan laporan polisi Nomor Laporan : LP/B/496/VII/2026/SPKT/POLRES SUBANG/Jawa Barat. (Galang)