oleh

Ditemukan Kerugian Negara Kasus PT Subang Sejahtera

SUBANG, (PERAKNEW).- Perkembangan penyelidikan perkara dugaan Korupsi PT Subang Sejahtera (SS) sudah naik ke tahap penyidikan sejak tahun 2015 lalu dan kini diketahui, bahwa hasil dari penyidikan itu, ditemukan kerugian Negara sebesar Rp900 Juta dan pihak PT SS baru mengembalikan kerugian tersebut, sebesar Rp400 Juta.

Namun, mengenai hilangnya buku besar/induk PT SS itu, hingga saat ini pihak kepolisian, dalam hal ini Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Subang selaku yang menangani kasus dimaksud, belum bisa menemukan buku induk tersebut.

Demikian diungkapkan Kanit Tipikor Polres Subang, Ipda Donny Kustiawan kepada Perak, di ruang kerjanya, Selasa (29/10/19), “PT Subang Sejahtera sudah tahap penyidikan dari tahun 2015, gelar perkara sudah dua kali, kerugian Negara sudah ditemukan sebesar Rp900 Juta, Direktur PT Subang Sejahtera baru mengembalikan Rp400 Juta,” ungkapnya.

Mengenai buku induk lanjut Donny, “Soal buku besar/ induk nya yang hilang, dulu ada saat audit Irda, tapi sudah lama, sebelum nama instansinya diganti Irda, tanyakan saja ke Irda. Kami akan expos lagi dan gelar perkara lagi kasus ini dengan Polda, BPKP, KPK dan Mabes Polri,” ujarnya.

Menyikapi permasalahan hilangnya buku induk yang menjadi alat bukti utama dalam perkara PT Subang Sejahtera tersebut, tidak menutup kemungkinan, pihak kepolisian dan Irda Subang selaku yang menangani juga harus turut bertanggungjawab.

Mengingat, waktu sejak pelaporan kasus dimaksud, sekira pada tahun 2013-14 lalu oleh salah seorang pejabat di PT Subang Sejahtera itu sendiri yang kala itu juga dia mundur dari jabatannya di perusahaan BUMD tersebut, secara teratur.

Seperti telah diberitakan di edisi Perak sebelumnya, Penyidik Tipikor mewakili Kanit Tipikor Polres Subang, Ipda Donny Kustiawan menjelaskan, “Untuk perkara Subang Sejahtera, kami sudah kembali memohon ke BPKP agar melakukan audit lagi, namun tetap tidak ada solusi, karena buku besar PT Subang Sejahtera yang bisa membuktikan ada kerugian negara atau tidaknya itu, hilang. Tapi kami sudah berkoordinasi dengan pihak Polda, meminta pendapat terkait bisa dilanjutkan atau tidaknya penanganan kasus Subang Sejahtera ini,” katanya masih menunggu keputusan dari Polda, dalam audensi dengan LSM Forum Masyarakat Peduli (FMP), di Ruang Kerja Kasat Reskrim Polres Subang, AKP Moch. Ilyas Rustiandi, pada Hari Rabu, 11 September 2019 lalu. (Hendra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya