Diduga Pekerjaan Jalan Hotmix DD Purwadadi Asal Jadi

oleh
Diduga Pekerjaan Jalan Hotmix DD Purwadadi Asal Jadi

Diduga Pekerjaan Jalan Hotmix DD Purwadadi Asal JadiDiduga Pekerjaan Jalan Hotmix DD Purwadadi Asal Jadi

PURWADADI-SUBANG, (PERAK).- Melalui biaya Dana Desa (DD) Tahun 2017, praktek pekerjaan jalan hotmix Perumahan  BTN Purwadadi Indah, Desa Purwadadi, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang diduga asal jadi. Nyatanya, dalam tahapan pengerjaannya, nampak batu split dihamparkan tanpa di guyur dengan perekat/ aspal cair terlebih dahulu, akan tetapi langsung digelar hotmix saja.

Menurut para pekerja fisik jalan tersebut membenarkan atas kejadian dimaksud, “pekerjaan hotmix ini memang tidak diguyur dengan aspal cair, langsung hotmix” singkatnya.
Sementara itu, Wakil Ketua BPD Purwadadi, Wawan saat dimintai keterangan dilokasi pekerjaan mengaku tidak tahu menahu. “Berapa anggarannya, panjang jalan yang dihotmix dan berapa ketebalannya, saya tidak tahu,” kilahnya.

Menyikapi permasalahan tersebut, Tokoh Pemuda Desa Purwadadi, Abad menandaskan, beberapa bangunan proyek jalan hotmix yang bersumber dari DD Tahun 2017 di Desa Purwadadi, diduga dikerjakan asal jadi atau tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB).

Lebih lanjut dia menambahkan, jalan hotmix yang di BTN ini tidak mencukupi spesifikasi sama sekali. “Ini kan uang rakyat, jadi jangan ada indikasi macam-macam. Artinya, DD itu harus diterapkan sesuai RAB. Menyangkut hal ini, kami selaku masyarakat akan aktiv melakukan pengawasan, bila tidak ada perbaikan, kami akan membawa ke ranah hokum.” tandas Abad didampingi sejumlah pemuda lainnya, Rabu (12/07/2017) di rumahnya.

Sementara, Kepala Desa Purwadadi, Sumarna ketika hendak dikonfirmasi terkait masalah tersebut, selalu menghindar dan enggan nampak dari mata tajam perburuan Perak.
Faktanya, saat dihubungi melalui handponenya, Sumarna beralasan sedang mengikuti rapat di lingkungan Pemda Subang. Begitu pula dengan Sekdesnya, Aip Syamsul Ma’arif hanya mengatakan, “untuk DD tahap pertama di Desa Purwadadi sebesar Rp522.294.650,- diterapkan untuk jalan hotmix di 4 titik, yaitu Dusun Krajan, Sukamulya, Babakan Buah dan BTN, masalah teknis dilapangan, saya tidak tahu menahu, itu urusan pak kades,” ujar dia di kantornya, Rabu (12/07/2017).

(Hamid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *