oleh

Diduga Kades Sindangsari Sunat Siltap Bawahannya

CIKAUM-SUBANG, (PERAKNEW).- Sangat disayangkan, apa yang dilakukan oleh Syarifudin (Kepala Desa Sindangsari), Kecamatan Cikaum, Kabupaten Subang yang telah melakukan pemotongan honor atau Penghasilan tetap (Siltap) semua staf di desanya.

Seharusnya sebagai kades, Syarifudin bijak dalam mengambil kebijakan, hal ini agar tercipta kondusifitas di lingkungan pemerintahan Desa Sindangsari yang dipimpinnya, “Apalagi ini berkaitan dengan honor yang merupakan hak yang seharusnya diterima oleh para staf,” ujar sumber kepada Perak, dan meminta namanya tidak dikorankan.

Diceritakan sumber, bahwa pada Bulan Agustus tahun ini, ADD tahap kedua telah dikucurkan oleh pemerintah yang diperuntukkan, salah satunya untuk gaji pokok dan tunjangan para pegawai desa.

Ditambahkan sumber, “Saya tidak mengerti kenapa ADD tahap kedua bisa dicairkan. Padahal sepengetahuan saya, syarat untuk pencairan tersebut, harus disertakan SPJ. Sementara hampir semua pegawai desa Sindangsari termasuk saya belum pernah menandatangani SPJ tersebut. Dugaan saya, ada oknum yang memalsukan tanda tangan SPJ. Sehingga ADD tahap kedua bisa dicairkan. Yang lebih parahnya lagi apa yang dilakukan oleh kades Sindangsari ini, langsung memotong honor para pegawainya. Padahal waktu pencairan tahap pertama sudah dilakukan pemotongan,” ungkapnya. (Hamid)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya