oleh

Sisihkan Uang Untuk Tambal Jalan Berlubang “Kang Dandani Jalan”

PANTURA-SUBANG, (PERAKNEW).- Di bawah terik sinar matahari, tampak seorang pria setengah baya beserta Istri tercintanya sedang mengumpulkan batu koral dengan alat seadanya di jalan Irigasi Pintu Air Nassa, jalan yang dari arah Desa Tanjungrasa kecamatan Tambakdahan menuju ke kampung Betok, Sabtu  (13/10/2018). Motor Becak yang berisi barang-barang keperluanya  itu sengaja diparkir di sisi dekat irigasi yang didalamnya juga ternyata ada anak Balita  yang masih kecil yang ditidurkan dalam grobak becanya agar tidak mengganggu aktivitasnya.

Sisihkan Uang Untuk Tambal Jalan Berlubang “Kang Dandani Jalan”

Mengenakan celana yang kusut dan baju kaos  lengan panjang, sepertinya ia telah terbiasa dengan panasnya sinar matahari. Hanya sebuah topi koboy yang melindungi kepalanya.

banner 728x90

Seorang diri, ia meratakan jalan yang berlubang dengan batu batu yang sudah terpendam disisi jalan digalinya kemudian dikumpulkan dan terus dia tuangkan ke dalam lubang-lubang jalan sedalam 15 cm.

Dia adalah Mang Tarwin yang akrab dipanggil Bawin alias Kang Dandani Jalan. Pria37 tahun itu tinggal di dusun Tanjungkerta  RT 11/  RW 03 Desa Gandasari ,Kecamatan Cikaum Kabupaten Subang  .

Meski penghasilannya tidak seberapa, Bawin alias Kang Dandani selalu menyisihkan waktunya. mendandani  jalan yang berlubang. “sudah 6 tahun kang Dandani  ini mengerjakan dan menambal jalan yang berlubang di daerah mana saja yang ketika dia lewati dan kelihatan rusak, bahkan sampai daerah Desa Salam Darma perbatasan dengan Kabupaten Subang-Indramayu pun dia tambal ,” katanya.

Seorang warga “ Ibu Guru Aat Rohayati  mengatakan bahwa dirinya berterimakasih dengan adanya mang Dawin alias Kang Dandani Jalan yang sudah tanpa pamrih niatnya yang tulus tidak harus memberi dengan cara paksa ungkapnya .

Bahkan mang Dawin ini punya empat Putra Putri  dua diantaranya ada yang dititipkan di Pondok Pesantren AL IKHLAS Desa Karangwangi pimpinan Ki Daroji Sidik.

Dan harapan mang Dawin semoga kelak putra putrinya menjadi waldun sholeh dan sholehah bakti bagi kedua orangtua, nusa dan bangsa .

Mang Dawin alias Kang Dandani  mengaku sama sekali tidak dibayar oleh pihak mana pun untuk menambal jalan berlubang. “Saya niatkan untuk ibadah. “dan bisa buat nyukupin uang jajan istri dan empat putra putrinya. kalau ada yang memberi dengan tidak memaksa ala kadarnya,

“Saya ini miskin. Tapi hati saya tidak miskin,” ungkapnya.

Kastam, salah satu anggota FMP Forum Masyarakat Peduli menghimbau bagi siapa saja pengguna jalan yang kebetulan melewatinya ‘berharap agar bias menyisihkan sebagian rezkinya buat Kang Dandani jalan Mang Dawin se-Ikhlasnya. (CJ.Thobroni Khalaf)

Berita Lainnya