LUBUKLINGGAU-SUMSEL, (PERAKNEW).- Masjid Agung As-Salam yang terletak di Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan (Prov Sumsel), merupakan masjid kebanggaan masyarakat setempat, karena gabungan lapangan merdeka, menjadi satu kesatuan yang disulap menjadi taman kurma, dihiasi air mancur menari, sehingga ada daya tarik tersendiri bagi para wisatawan untuk mengabadikannya dengan cara berfoto atau menunaikan ibadah Sholat.
Bangunan menara kembar Masjid Agung As-Salam juga menjadi pemikat, yang terkenal dengan Esotismenya menarik pengunjung, bila menaiki menaranya yang berukuran setinggi 50 meter.
Mengapa tidak, dari ketinggian 50 meter itu, pengunjung dapat melihat keindahan Kota Lubuklinggau, termasuk pemandangan Bukit Sulap yang terkenal di Bumi Silampari, Kota Lubuklinggau.
Menyikapai hal itu, Jum’at (11/5/18), Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Lubuklinggau, Riki Junaidi menjelaskan, bahwa pihaknya berencana akan merekomendasikan menara kembar Masjid Agung As-Salam menjadi salah satu Wisata Religi Kota Lubuklinggau, “Selama ini menara kembar belum dibuka untuk umum, melainkan hanya digunakan untuk tamu-tamu penting yang datang berkunjung ke Lubuklinggau,” kata Riki.
Ia menambahakan, “Sebagai upaya menambah sektor Pendapatan Asli Daerah(PAD), sebagai bentuk promosi keindahan Kota Lubuklinggau, mengenai tarifnya akan kita bahas lebih lanjut, sesuai dengan kemampuan masyarakat, jangan pula memberatkan masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Masjid (DKM) Kota Lubuklinggau, Tharmizi mengatakan, “Penyelesaian pembagunan 167 masjid tersebut di berikan berhadapan selama lima tahun terakhir. Total dana yang di bantu oleh pemerintah Kota Lubuklinggau Rp.25 Miliar, tidak ada kota lain seperti kita, Lubuklinggau yang dibantu pemerintah untuk pembangunan masjid,” ungkapnya.
Ditambahkanya, “Saat ini, di Kota Lubuklinggau tidak ada lagi masjid yang rusak dan atapnya bocor sebagain. Program bidang keagamaan yang menjadi difokuskan pemerintah Lubuklinggau, umroh gratis. Dalam lima tahun ini, sudah 750 masyarakat yang umroh gratis, mulai dari tukang ojek, tukang becak, guru ngaji, imam masjid, marbot dan elemen lainya,” ungkapnya. (Adv/Jumadi/Rahman)






