PT. PHE OSES Lakukan CEOR Offshore Pertama di Wilayah Sumatera-Indonesia

DAERAH1,368 views

PERAKNEW.com – PT Pertamina Hulu Energi OSES (PHE OSES) telah melakukan implementasi Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) berbasis teknologi polymer flooding di Lapangan Rama, Wilayah Kerja Southeast Sumatera (WK SES).

Proram CEOR bertujuan penting untuk menjadi tonggak dalam memperoleh minyak dilapangan yang telah memasuki fase mature.

Implementasi project teknologi CEOR dilakukan oleh PHE OSES ini di dukung oleh Pertamina Group, SKK Migas dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Peresmian project teknologi CEOR ditandai dengan seremoni injeksi pertama polymer yang digelar di RDTX Square, Jakarta, Rabu (8/7/26).

Acara tersebut dihadiri Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri kemudian, Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza, Direktur Utama Pertamina Hulu Energi Sunaryanto, General Manager PHE OSES Antonius Dwi Arinto, serta jajaran komisaris dan direksi Pertamina Group.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri mengatakan, lapangan minyak yang telah berusia tua masih memiliki potensi besar apabila dikelola dengan inovasi dan teknologi yang tepat, “Lapangan mature bukan aset yang selesai, namun membutuhkan inovasi dan pendekatan baru. Melalui Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR), kita memperpanjang usia produktif reservoir dan membuktikan bahwa aset-aset puluhan tahun masih mampu berkontribusi besar bagi ketahanan energi nasional,” ujar Simon.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto di tempat yang beda juga mengatakan Injeksi perdana polymer yang dilakukan PHE OSES di Lapangan Rama ini merupakan inovasi CEOR offshore pertama di Indonesia.

Momen ini menandai tonggak penting dalam penerapan teknologi CEOR untuk mengoptimalkan produksi minyak dari lapangan migas lepas pantai yang telah memasuki fase mature. Kami berharap CEOR mampu memberikan hasil recovery factor yang baik, dan berdampak pada meningkatnya lifting minyak nasional.

Adapun PHE OSES menargetkan manfaat penuh dari proyek ini dapat direalisasikan hingga tahun 2030. Keberhasilan implementasi CEOR ini diharapkan menjadi referensi penting bagi pengembangan teknologi CEOR dan membuka peluang penerapan teknologi chemical CEOR di lapangan-lapangan lepas pantai lainnya di Indonesia, sehingga mendukung peningkatan produksi migas nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

PHE OSES menargetkan manfaat penuh dari proyek ini dapat direalisasikan hingga tahun 2030. Keberhasilan implementasi CEOR ini diharapkan menjadi referensi penting bagi pengembangan teknologi CEOR dan membuka peluang penerapan teknologi chemical CEOR di lapangan-lapangan lepas pantai lainnya di Indonesia, sehingga mendukung peningkatan produksi migas nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Bagi Pertamina Group, implementasi CEOR ini menunjukkan komitmen Perusahaan dalam menghadirkan inovasi teknologi yang handal, selamat, berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan energi nasional. (Wanda)

Berita Lainnya