oleh

Pemerintah Desa Purworejo Terbuka Dalam Penggunaan DD dan ADD

LAHAT-SUMSEL, (PERAKNEW).- Desa Purworejo merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Kikim Barat Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan.

“Sejak di luncurkannya program dana desa oleh pemerintah pusat, saat ini pemerintah Desa Purworejo bersama perangkat Desa bekerjasama dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur Desa di antaranya SPAL Sepanjang 100 meter, Tembok Penahanan Sawah 80 Meter, dan Gedung PAUD,”jelas Kades Purworejo,Joko Riadi kepada Wartawan Saat Berkunjungdi Desanya, Selasa (7/8/19)lalu.

Di jelaskan nya Desa yang memiliki luas wilayah lebih kurang 300 Ha dengan jumlah KK sebanyak 183 KK ini termasuk salah satu desa
yang letaknya strategis, karena akses jalan dari dan ke desa tersebut terhubung langsung dimulai dengan Jalan Lintas Sumatera mulai dari desa Wanaraya, Bandar Jaya, Sukarami, Lubuk Seketi dan kembali lagi ke Desa Bandar Jaya.

Dengan akses jalan satu arah yang dapat tembus ke beberapa desa tetangga yang ada di kabupaten Lahat, dengan mata pencaharian sehari-hari nya sebagai petani karet dan Pekebun Sawit, tetapi terkendala masalah akses jalan yang masih kondisi Jalan tanah dan Bebatuan, demikian ini seharusnya mampu mengangkut semua hasil perkebunan warga.

Hal inilah yang dikeluhkan oleh warga yang disampaikan Kepala Desa Purworejo Joko Riyadi.

Di tambahkan Joko Riyadi bahwa hasil perkebunan Sawit dan Karet dari warga desanya lebih kurang 40 Hektar kebun sawit pribadi dan untuk hasil karet lebih kurang 5 ton per Minggu.

“Tetapi dengan kondisi akses jalan yang tidak mendukung membuat masyarakat mengeluh dengan mahalnya biaya ongkos angkut hasil pertanian dan perkebunan, belum lagi jika turun hujan, akses jalan yang masih tanah dan bebatuan membuat jalan kami ini sangat sulit untuk di lewati,”ungkapnya.

Ia berharap kepada Dinas terkait terutama pemerintah kabupaten Lahat dapat turut langsung dan melihat kondisi akses jalan itu, ini.

“Bukan warga saya saja yang mengeluh tetapi beberapa Warga Desa tetangga juga mengeluh, kami berharap kepada Dinas terkait dapat membangun jalan lintas desake desa tetangga hingga sampai ke jalan lintas Sumatera,”harapnya.

Di katakan Joko Riyadi, penggunaan dana DD dan ADD untuk membangun jalan aksek kejalan lintas desa ke Desa tetangga tentunya tidak akan cukup dan mereka tidak sanggup, sebab dana desa yang diterima terbatas dan sudah ada poksi-poksinya. “Dana desa kami gunakan untuk membangun infrastrutur di Desa diantaranya untuk membangun Gedung PAUD, Tembok penahan tanah sawah biar tidak terbis sepanjang 80 meter, jalan setapak menunju ke perkebunan, membangun SPAL sepanjang 100 meter. Dan Untuk Bumdes, memang belum dapat kami bangun, karena dananya kurang disamping itu, kita sudah bermusyawarah bersama seluruh perangkat dan warga desa kita mengutamakan pembagunan infrastruktur yang lebih prioritas,” sebutnya.

Di Tambahkan Joko Riadi, Desa telah mengadakan RAPBDes Perubahan dan sisa Dana Desa, dirapatkan untuk pemasangan lampu penerangan jalan tenaga surya sebanyak 20 titik, dan lampu jalan gang tenaga surya ini sangat diperlukan oleh warga sebagai alat penerangan.

“Kita berusaha secara maksimal memanfaatkan Dana Desa dan ADD demi kemajuan pembangunan dan infrastruktur, kita jelaskan secara terbuka tanpa ada yang di sembunyikan sesuai pada papan informasi,”jelas kades Purworejo. (Tim/ HP)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya