oleh

Kadesnya Diduga Banyak Lakukan Korupsi, Warga Anggasari Siap Ajukan Mosi Tidak Percaya

Cloud Hosting Indonesia

PANTURA-SUBANG, (PERAKNEW).- Biasanya Mosi Tidak Percaya  merupakan persedur yang ditempuh  parlemen yang digunakan kepada parlemen, oleh perlemen oposisi  yang harapannya untuk mengalahkan atau mempermalukan sebuah pemerintahan, namun kini jaman telah berubah banyak masyarakat mendapatkan edukasi dari media masa atau media sosial, sehingga  masyarakatpun ikut  memperjuangkan nasib warga desa yang dianggap pemimpinnya sudah tidak layak menjabat sebagai kepala desa.

Seperti diketahui, pada Hari Jum’at 28 Mei 2021, warga Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten subang, telah mengumpulkan tanda tangan berikut foto copy KTP sebagai bukti, bahwa warga Desa Anggasri sudah tidak ingin lagi dipimpin oleh Sukendi sebagai Kepala Desa Anggasari.

banner 728x90

Ini bukan tak beralasan, karena kebanyakan yang memberikan KTP  mosi tidak percaya adalah dari pendukungnya Sukendi sendiri pada saat pilkades 2018.

Menurut Uki, salah seorang warga Anggasari mengatakan, “Saya kira Sukendi akan bekerja benar dan jujur, karena tergolong dari keluarga ekonomi yang lemah, namun kenyataanya sampai di demo dua kali  bukan sadar, malah semakin parah,” ungkap Uki.

Pasalnya, mereka banyak menemukan dugaan penyelewengan anggaran yanbg diduga kuat dilakukan oleh Kades Sukendi, pada anggaran Dana Desa (DD) 2019,  misalnya pembelian satu unit mobil oprasional desa malah dibelikan mobil bodong, Sarana Air bersih (SAB) DD 2019 Rp35 juta yang seharusnya di bangunkan 4 titik ternyata hanya dua titik itupun tidak selesai.

Ditambah lagi Peningkatan kualitas Jalan Langensari Rp53 juta  realisasinya tidak jelas dan TPT di RT 02/RW 01, TPT  Kalen Cardi, TPT Kalen Cirucuk yang diangagap penegerjaanya asal-asalan, normalisasi Kalen Atem dan anggaran pelayanan dasar kesehatan Rp25,5 juta.

Rencananya, jika Mosi tidak percaya dengan mengumpulkan foto copy KTP sudah banyak, akan diserahkan kepada Bupati Subang, H Ruhimat, kemudian jika bupati tidak mengambil sikap, maka Warga Anggasari akan melakukan demo besar-besaran di depan Gedung  Pemda Subang. (Atang)

 

Berita Lainnya