PERAKNEW.com – Forum Masyarakat Peduli Provinsi Jawa Barat (FMP Jabar) kembali menggelar giat serah terima Kunci Rumah Layak Huni atau Rulahu kepada warga kurang mampu dalam program Peduli Bedah Rumah FMP Jabar ke-29 unit.
Agenda penyerahan kunci program Peduli Bedah Rumah FMP Jabar kali ini, dilakukan oleh Bupati Subang, Reynaldi Putra Andita Budi Raemi kepada warga kurang mampu bernama Suherman warga Kampung Karang Asem – Dusun Kaliaren RT 18 RW 09, Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, pada Hari Minggu, 14 Desember 2025.
Program Peduli Bedah Rumah FMP Jabar ke-29 tersebut direalisasikan, karena rumah milik Suherman ini mengalami Musibah Kebakaran tak menyisakan secuil barang apapun, pada bulan lalu.
Seperti diketahui, bahwa kegiatan program Peduli Bedah Rumah FMP Jabar yang ke-29 terhadap Rumah yang kebakaran milik Suherman ini, terselenggara atas kerja bareng, yakni FMP Jabar dengan Media Peduli Rakyat Grup, Paguyuban Pemuda Karang Asem, Warga dan para Tokok Masyarakat se-Dusun Kaliaren, serta didukung oleh Bank Subang, Baznas Kabupaten Subang, Donatur Tetap Peduli Bedah Rumah FMP Jabar dan para Hamba Allah.
Dalam kesempatan serah terima kunci kali ini, FMP Jabar pun tak mau meninggalkan salah satu kegiatan sosial yang rutin dilakukannya, yakni mengadakan Santunan terhadap para Anak Yatim dan Yatim Piatu se-Dusun Kaliaren.
Saat sesi Serah Terima Kunci itu, nampak Suherman sangat terharu dan mengucapkan terimakasih kepada Bupati Subang dan Abah Batmen yang sudah rela membangun rumahnya.
Pidato sambutan dalam acara serah terima kunci ini diawali oleh Ketua Umum FMP Jabar, Asep Sumarna Toha yang akrab disapa Abah Batman. Dirinya menyampaikan, bahwa Rumah Suherman ini adalah rumah yang ke 29 yang dibangun dalam program Peduli Bedah Rumah FMP Jabar.
Abah Batman juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Subang yang telah menyempatkan hadir dalam kegiatannya itu dan juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh Donatur Tetap Peduli Bedah Rumah FMP Jabar.
Sementara, dalam sambutanya Bupati Subang mengucapkan permohonan maafnya, atas telat menghadiri acara serah terima kunci program Peduli Bedah Rumah FMP Jabar tersebut, “Mohon maaf saya telat hadir, karena hari ini saya menjadi saksi pada pernikahan ajudan bunda kami, Bunda Elita,” ucapnya.
Dirinya juga mengucapkan, “Terimakasih kepada masyarakat dan Abah Batman yang sudah gotong royong membangun rumah milik Kang Suherman yang sebelumnya kebakaran ini, bahkan akibat kebakaran rumahnya inipun, hingga istrinya kang Suherman sering mengalami pingsan dan alhamdulillah sekarang sudah dibangun rumahnya,” tuturnya.
Kang Rey sapaan akrabnya Bupati Subang, dalam kesempatan itu juga secara langsung memberikan bantuan berupa uang pribadinya kepada Suherman, untuk membangun teras di depan rumah Suherman.
Baca Juga : Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan di Pemkot Cimahi Masuki Babak Baru
Dalam sambutannya itu, Kang Rey tak lupa menginformasikan kepada masyarakatnya terkait permohonan pengajuan tentang identitas kependudukan dan catatan sipil, seperti KTP, KK, Akta Kelahiran dan Akta Kematian, tidak harus dilakukan jauh-jauh ke kota. Dirinya menjelaskan, bahwa mulai hari Jumat besok, sudah bisa dilakukan di ranah pelayanan tingkat kecamatan, sehingga tidak harus menunggu beberapa hari. Melainkan, ketika datang, hari itu juga harus jadi.
Kang Rey juga menegaskan, bahwa jika masyarakat mengalami pungutan dalam hal pembuatan data kependudukan dan catatan sipil tersebut, baik oleh oknum pegawai pelayanan di tingkat kecamatan, maupun pihak lain, mau itu senilai Rp50 Ribu, Rp100 ribu, apalagi lebih mahal, agar melaporkannya ke Akun Sosial Bupati Subang.
Selain itu, Kang Rey juga menyampaikan, “Untuk target hingga tahun 2027 kedepan, Jalan di Kabupaten Subang sudah bagus semua, jalan yang jelek harus di hotmix, di beton, jangan ada lagi jalan – jalan, khususnya di Pantura, di Ciasem, di Sukamandi masih ada yang jelek,” ujarnya.
Lanjut Kang Rey berencana, “Insyaallah di tahun 2028, target abdi (saya) rumah sakit di Pantura harus sudah berdiri, sehingga masyarakat di Ciasem tidak harus jauh – jauh ke Purwakarta, ke Karawang, jadi di Pantura harus ada rumah sakit. Rencananya untuk lokasi rumah sakitnya di Sukasari Pantura, karena lahan Pemda lokasinya ada di Sukasari,” terangnya.
Di tempat dan waktu yang sama, Kang Rey menerima pengaduan masyarakat, bahwa ada 2 (dua) warganya di kampung tersebut, yang tidak mampu pengidap penyakit Kanker dan Tumor Mata ingin berobat hingga sembuh.
Atas pengaduan tersebut, saat itu juga Kang Rey bersama Ketua Umum FMP Jabar, Abah Betmen langsung mengunjungi rumah 2 warganya yang sakit parah tersebut dan juga langsung Gerak Cepat (Gercep) menghubungi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciereng Kabupaten Subang. Dalam komunikasinya itu, Kang Rey meminta Direktur RSUD Ciereng, agar besok bisa datang langsung ke rumah pasien untuk mengecek kondisi kesehatannya.
Kang Rey menyampaikan, jika pasien memang harus di bawa ke rumah sakit, agar segera dibawa dan untuk keluarga pasien jangan menghiraukan biaya, karena biaya akan ditanggung langsung olehnya.
Selain Bupati Subang, Reynaldi Putra Andita Budi Raemi yang hadir bersama Jajaranya, turut hadir pula dalam acara tersebut, perwakilan dari Bank Subang Cabang Ciasem, Camat Ciasem, Eza Zaithon Towi Anshori, Kapolsek Ciasem, AKP Endang Kurnia beserta anggotanya, Danramil 0506 Ciasem, Kapten Infantri Amin beserta anggotanya, Kepala Dusun Kaliaren, para Ketua RT, Ketua RW setempat, para Tokoh Masyarakat Setempat dan para Pengurus Paguyuban Pemuda Karang Asem beserta Warga Kampung Karang Asem.
Baca Juga : Kolaborasi dengan Polres, Dishub Cimahi Pasang ETLE di Jalan Gandawijaya
Acara ditutup dengan Do’a Bersama yang dipimpin oleh Anggota FMP Jabar, Ustadz Tabroni. (Galang)







