oleh

Tak Dipedulikan Pemerintah, Warga Desa Sukaslamet Kesal & Bangun Jembatan Dana Swadaya

INDRAMAYU, (PERAKNEW).- Warga RT 03-Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu bergotong royong memperbaiki Jembatan di jalan desanya yang sudah rusak, menggunakan biaya dana swadaya, belum lama ini.

Langkah nyata sosial yang mereka lakukan tersebut, karena merasa kesal jalan yang menjadi fasilitas umum dan kewenangan desa dimaksud, sejak bertahun-tahun rusak parah, tak kunjung di bangun oleh pihak Pemdes Sukaslamet.

Sebelumnya warga sempat mengadukan kondisi kerusakan jembatan tersebut, kepada pihak Pemdes Sukaslamet, namun tak pernah ada resfon dan tak ada tindakan nyata, hingga akhirnya, kini warga mengumpulkan dana swadaya untuk perbaikan jembatan, “Seharusnya Jembatan ini dibangun oleh pemdes, karena jalan desa, bukan pribadi, tapi pihak desa tidak ada respon dan tindakan nyata, tat kala warga memberi masukan, akhirnya kita mengumpulkan dana swadaya masyarakat yang ada di RT 03,” tutur Mail, warga RT 03 kepada Perak, Rabu, (2/9/2020).

Pemdes melalui kepala desa lanjut Mail, hanya memberi sumbangan Rl100 ribu saja, itupun ketika warga sudah mengumpulkan swadaya, “Kuwu cuma nyumbang Rp100 ribu,” imbuhnya.

Masih di hari yang sama, tidak hanya di RT 03, kerusakan jalan yang tidak dipedulikan oleh Pemdes Sukaslamet juga terjadi di RT 16, yang dari tahun awal periode kuwu sekarang, tidak pernah dibangun, sekalinya dibangun hasil swadaya masyarakat pula, “Jalan gang tidak ada bantuan dari desa, perbaikan jalan saja swadaya masyarakat,” ungkap salah seorang warga RT16 kepada Perak Rabu, (2/9/2020).

Miris, pembangunan jalan desa semenjak tahun 2017 hingga kini tahun 2020, belum tersentuh bantuan dana desa, padahal anggaran Desa Sukaslamet setiap tahunnya terbilang besar, bahkan terbesar diantara desa-desa yang ada di Kecamatan Kroya.

Sebagai informasi, pada aplikasi Jaga yang diluncurkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tercantum jumlah anggaran Dana Desa (DD) Sukaslamet, tahun 2018 sebesar Rp1,3 Milyar dan tahun 2019 Rp1,6 Milyar.

Dalam aplikasi ini juga diterangkan, bahwa total anggaran yang direalisasikan untuk pemeliharaan jalan desa sebesar Rp420,9 juta pada tahun 2018, dan 139,3 juta untuk pengerasan jalan desa.

Ditahun 2019, total anggaran untuk pembangunan jalan gang Rp188,7 juta dan peningkatan prasarana jalan desa gorong-gorong/solokan sebesar Rp63,8 Juta.

Namun, Salinan RAPBDes dan LPJ sebagai data kongkrit tidak dapat ditunjukan oleh pemerintah Kecamatan Kroya dan DPMD Kab. Indramayu, dengan alasan tidak memiliki salinannya.

Sementara, Kades Sukaslamet, H. Surnata, S.E., hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan, Perak sudah mendatangi dua kali ke kantornya, namun selalu tidak berada di tempat. Bahkan infonya, dia menjanjikan akan menghubungi Perak untuk audiensi, namun sudah lebih dari satu minggu belum ada konfirmasi lanjutan. (Duryani)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya