Antisipasi Penimbunan BBM, DPRD Polman Tegaskan SPBU Prioritaskan Kendaraan

Sulawesi Barat1,426 views

PERAKNEW.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengingatkan pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) agar memprioritaskan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi kendaraan umum dibandingkan jerigen.

Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi praktik penimbunan BBM di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan pasokan.

Wakil Ketua DPRD Polman, Amiruddin mengatakan, SPBU perlu lebih selektif dalam melayani pengisian BBM, terutama menjelang arus mudik Lebaran, “Utamakan kendaraan umum di momen mudik jelang Lebaran,” kata Amiruddin (12/3/26) saat dikonfirmasi melalui telepon.

Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk mencegah adanya pihak-pihak yang memanfaatkan situasi dengan menimbun BBM, terlebih di tengah isu kelangkaan yang dikaitkan dengan konflik di kawasan Timur Tengah.

Dalam beberapa hari terakhir, antrean kendaraan terlihat memadati salah satu SPBU di Kelurahan Lantora, Kecamatan Polewali. Kondisi tersebut bahkan sempat menyebabkan kemacetan di ruas Jalan Trans Sulawesi.

Pada Kamis (6/3/2026), antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga sekitar 500 meter dari area SPBU. Antrean panjang itu terjadi sejak pagi hingga siang hari, membuat para pengendara harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan BBM.

Padatnya kendaraan yang mengantre juga membuat arus lalu lintas di jalur utama tersebut tersendat. Kendaraan terlihat memanjang dari dua arah jalan menuju lokasi SPBU.

Sejumlah pengendara mengaku sengaja datang lebih awal, karena khawatir tidak kebagian BBM, khususnya jenis solar yang banyak digunakan oleh kendaraan angkutan barang.

Salah seorang sopir truk, Yusuf mengaku, telah mengantre sejak pagi hari demi memastikan bisa mendapatkan solar untuk melanjutkan perjalanan, “Pasokan solar biasanya baru tiba di SPBU pada siang hari, jadi kami memilih menunggu lebih lama supaya tidak kehabisan,” ujarnya.

Para sopir juga mengeluhkan lamanya antrean, terlebih saat ini masih dalam suasana bulan Ramadan. Meski demikian, mereka tetap bertahan menunggu demi mendapatkan bahan bakar untuk kebutuhan operasional.

Para pengemudi menyebut antrean panjang tersebut sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini turut memicu kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan BBM di wilayah Polewali Mandar.

Warga berharap distribusi dan pasokan BBM di daerah tersebut tetap terjaga agar tidak terjadi antrean panjang, terutama selama bulan Ramadan dan menjelang Lebaran ketika mobilitas masyarakat meningkat.(Sbr)