oleh

Wabup Blusukan Ke SD Sukarahayu Tinjau Bangunan Rusak Dan Sering Alami Banjir

SUBANG, (PERAKNEW).- Dimusim penghujan seperti ini bukan saja sekolah yang ada di wilayah pantura yang sering kebanjiran tetapi sekolah Dasar (SD) Sukarahayu yang keberadaannya pas ada di wilayah pusat Kota kabupaten Subang juga sering Kebanjiran,karena tidak adanya saluran air kelur, di saat di keluarkan ada penolakan dari warga sekitar, di saat air di keluarkan ke daerah pemukiman warga.

Dengan adanya informasi dari Dinas Pendidikan dan kebudayan Kabupaten Subang ,Wakil Bupati Subang H,Agus Maskur.meninjau langsung Ke SD Sukarahayu,Rabu ( 13/02/2019)siang.

Dari pantau Perak”SD Sukarahayu bukan saja kebanjiran tetapi 2 ruang kelas pun Ada yang tidak layak pakai karena bangunannya nyaris ambruk,sampai 60 % bangunan tetsebut Rusak dan genting nya pun  terlihat akan jatuh.

Menurut Wakil Bupati Subang H,Agus Maskur, mengatakan” air disini karena tidak ada saluran ke luar ,masuk ke perkampungan jadi ada ternyata disana di tutup oleh warga ada penolakan tapi itu sudah klir,dan tahun ini saya akan cek di PUPR jadi itu akan di buatkan saluran draenase supaya airnya kelur lancar,dan kalau mengenai bangunan yang rusak kata pasekdis keruksakannya 60% ya kita ke dinas terkait untuk mencari peluang anggaran dari pusat ataupun dari propinsi karena bicara APBD dari awal kita mempunyai keterbatasan ,maka optimalisasikan bagai mana kita mencari,sambil ketika APBD ada nanti kita paciwit ciwit lutung ,jadi 20% harus terpenuhi,kalau bangunan sekolah yang banyak rusak ini butuh waktu,dan kalau peluang dari CSR itu sangat besar makanya kita lagi menyusun badan CSR jadi badan ini yang akan mengakomodis semua dana dana CSR sehingga nanti terintrogasi jangan sampai,sekarang kan CSR masing masing jangan sampai CSR A diberikan ke sekolah A dan CSR B diberikan juga ke A .kalau di kelola pemda atau unit yang di awasi pemda yang nantinya perusahaan perusahaan menitipkan CSR nanti diintrogasikan jadi pasangan jimat akur.” katanya.

Di sisi lain Kasi TK SD Maman Suryaman mengatakan”sekarang menurut hasil laporan laporan dari korwil sekolah Dasar yang Rusak sekarang mencapai 15 Sekolah Dasar yang ada di kabupaten Subang yang rusak di wilayah Kota hanya Ada 3 sekolah termasuk Sekolah ini SD sukarahayu ,di tahun 2019 ini kerusakan yang ada di kabupaten subang Rusak sedang sih ,tapi masalah ajar mengajar masih berjalan kalau bantuan bamtuan di tahun ini akan segera di laksanakan “terangnya.

Kepala sekolah SD Sukarahayu Yayan Suryani membahkan”saya saya ke SD ini sejak tahun 2005 sudah terjadi jadi  di saat hujan masuk ke sini yang mengikuti arus sedangkan kita tidak mempunyai draenase ,dari sana kalau hujan mereka tutup di tembok oleh masyarakat jadi air tidak bisa keluar dan akhirnya masuk ke ruang kelas sampai setengah betis kejadian itu terjadi mulai di tahun 2017 pas disini ada kegiatan dari masing masing kecamatan dan tahu kejadian ini menurut orang pantura tahu seperti ini mengatakan ko yang banjir bukan saja pantura di pusat kota juga banjir,disaat belajar kalau banjir anak anak pagi pagi sebelum belajar membersihkan dulu menghilangkan air setelah itu baru belajar ,padahan kami sudah meminta bantuan ke Dinas di tahun 2017 tapi belum juga ada,mungkin masih tertunda ,kebetulan di tahun 2018 sebetulnya kita dapat sudah ada dari kelurahan katanya buat SD Sukarahayu ternyata itu salah pos jadi bukan ke sekolah malah ke Masyarakat Sukarahayu jadi warga sudah bikin tu draenase kita kebelakangan ,kordinasi dengan warga saya sudah laksanakan malah saya bawa Kelurahan kita ngumpul mencari solusi ,kelurahan juga katanya runggu bantuan dari pemerintah.” Pungjasnya. (Adih)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya