oleh

TEP Gakin FMP Dampingi Pasien Kanker Servik

SUBANG-BANDUNG, (PERAKNEW).- Tim Evakuasi Pasien (TEP) Warga Miskin (Gakin) LSM Forum Masyarakat Peduli (FMP), dampingi pasien Gakin Subang hingga ke ruang periksa onkologi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, belum lama ini.

Dari pantauan Perak, terlihat di ruang tunggu onkologi antrian cukup banyak mencapai 185 – 200 orang atau pasien dari beberapa daerah, yang memang kebanyakan dari diluar Kota Bandung, diantaranya Subang, Majalaya, Cirebon, Karawang dan daerah lainya.

Saat diwawancarai, salah seorang Anggota TEP Gakin FMP, Pipin mengatakan, bahwa fasilitas pasien di ruang sinar (simulator) ada dua macam, yaitu kartu pink menggunakan sinar X, kalau kartu biru menggunakan energy gama, perlakuan sinar merupakan pengobatan efektif sebelum kemo, yang biasanya mendapatkan jadwal sinar antara 25 sampai 40 kali sinar. Tergantung penyakit apa yang diderita pasien, diantaranya ada kanker dan tumor.

Kanker servik merupakan penyakit yang bisa membahayakan bagi para wanita, apabila yang sudah terjangkit, tetapi menganggap sepele, apabila lambat penanganan dan lambat pengobatan bisa menyebabkan kematian.

Sementara, beberapa pasien yang terjangkit canker servik setelah keluar dari ruang periksa dan pengobatan menyebutkan, hasil konsultasi dengan
dokter -dokter di RSHS, bahwa timbul penyakit canker servik penyebanya adalah pola hidup bersih yang terkadang kurang diperhatikan oleh para ibu, baik itu setelah melahirkan premature atau merawat kebersihan setelah haid.

Bagaimana tidak, para pasien di ruang sinar RSHS diperiksa dengan pelayanan baik, bahkan selama berjalannya jadwal sinar, para pasien mendapatkan penyuluhan dari perawat dan dokter.

Adapun hasil konsultasi dengan dokter di RSHS, bahwa penyebab canker servik juga diakibatkan, pasca melahirkan bayi prematur terlalu lama menggunakan pembalut, sehingga menguap kedalam rahim, membawa kuman atau virus dari luar, sering berganti pasangan, saat menstrasi/haid dan kondisi tubuh sedang panas, beraktifitas kemudian mandi badan dan Kepala disiram sehingga mengakibatkan pembekuan serta mengering didinding rahim, juga akibat penggunaan KB atau spiral tahunan. (Pepen)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya