PERAKNEW.com – SMKN 1 Cimahi kembali menorehkan prestasi membanggakan di dunia pendidikan. Sekolah yang dikenal sebagai salah satu SMK unggulan di Kota Cimahi itu resmi terpilih sebagai 13 SMK di Jawa Barat yang menjalankan program Sekolah Maung (Manusia Unggul) untuk tahun ajaran 2026/2027.
Program Sekolah Maung menjadi salah satu upaya dalam mencetak generasi muda yang memiliki kompetensi unggul, karakter kuat, disiplin, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun perkembangan zaman.
Program tersebut didukung dengan konsep pendidikan Gapura Panca Waluya, yakni konsep pendidikan karakter berbasis kearifan lokal budaya Sunda yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan diinisiasi Gubernur Kang Dedi Mulyadi (KDM). Melalui konsep tersebut, siswa diharapkan menjadi pribadi cageur, bageur, bener, pinter tur singer.
Kepala SMKN 1 Cimahi, Agus Priyatmono Nugroho, S.Pd., M.Si. , mengatakan, bahwa terpilihnya sekolah yang dipimpinnya sebagai Sekolah Maung menjadi kebanggaan tersendiri dan tentu saja harus dilaksanakan.
Namun demikian, menurutnya, kepercayaan tersebut juga menjadi tantangan besar yang harus dijawab dengan kerja nyata dan peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan, “Karena kami sudah ditunjuk sebagai sekolah maung ya tentu saja kami harus melaksanakan kebijakan tersebut kemudian mengamankan dan melaksanakan apa yang sudah diinstruksikan oleh pimpinan kita,” katanya usai sosialisasi SPMB Sekolah Maung di Aula SMKN 1 Cimahi Jl Mahar Martanegara no. 48 Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi Jawa Barat, Rabu (20/5/2026).
Agus menjelaskan, persyaratan SPMB Maung secara umum pada prinsipnya sama urutannya namun untuk SPMB sekolah Maung pendaftarannya didahulukan, jadi sebelum yang lain melaksanakan pendaftaran untuk yang maung melaksanakan duluan kemudian jalurnya hanya jalur dari akademis saja dan prestasi akademis jalur yang lain tidak ada.
Disinggung apakah dengan adanya kebijakan SPMB Maung ini peserta didik akan membludak?, Agus belum bisa memprediksi apakah akan membludak atau malah takut, “Karena ini baru pertama kali saya tidak bisa memprediksi apakah akan membludak atau malah mereka jadi pada takut yang penting kebijakan ini kita bisa dilaksanakan dengan baik dan lancar,” ujar Agus.
Menurut Agus, untuk sekarang ini yang paling utama adalah massif untuk mensosialisasikan ke seluruh masyarakat dan mudah-mudahan bisa terjangkau dengan waktu yang begitu singkat, “Memang kami permasalahannya dengan waktu yang singkat ini harus mensosialisasikan ke wilayah-wilayah di sekitar Cimahi ya mudah-mudahan dari pihak pers juga bisa membantu menyampaikan bahwa SMKN 1 Cimahi sebagai Sekolah Manusia unggul sehingga masyarakat Cimahi bisa tahu dan memahami bahwa di SMKN 1 ini adalah SMK Maung,” pungkasnya.
Pendaftaran peserta didik baru di SMKN 1 Cimahi dibuka mulai 25 hingga 29 Mei 2026. Masyarakat dan calon peserta didik diimbau mempersiapkan seluruh persyaratan administrasi sejak dini agar proses pendaftaran berjalan lancar.
Sosialisasai Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027, di Sekolah Maung SMKN 1 Cimahi dihadiri Pengawas pembina SMK KCD Wilayah VII, Camat Cimahi Selatan, Lurah Utama, Para Kepala Sekolah SMP, Perwakilan Polres Cimahi , Ketua RW, RT sekitar SMKN 1 Cimahi dan undangan lainnya. (Harold)







