oleh

Selain Proses Berobat,
TEPG FMP Bantu Status Kerja Pasien Haryani di PT Taekwang

SUBANG-BANDUNG, (PERAKANEW).-
Pasca alami kecelakaan sepulang kerja enam bulan yang lalu, Haryani Sri Wulandari (36) Warga Desa Cimanggu, Kecamatan Pamanukan Hilir, Kabupaten Subang masih menjalani berobat jalan ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Hasan Sadikin (HS) di Bandung dan kini sudah dua bulan singgah di Rumah Singgah Pasien Subang di Bandung.

Walau begitu, pihak perusahaan tempat kerja Haryani, yaitu PT. Takwang masih bijaksana memperpanjang masa kerja Haryani.
Hal itu diungkapkan Anggota Tim Evakuasi Pasien Keluarga Miskin (TEPG) LSM Forum Masyarakat Peduli (FMP), Pipin yang mengurus dan memediasi ke pihak perusahaan tersebut, “Alhamdulillah, saya sudah mediasi dengan pihak PT Taekwang, berkat kerja sama antara pihak HRD PT Taekwang, masa kerja Haryani masih diperpanjang dan kini Haryani sudah merasa lega dengan keputusan baik dari perusahaan tersebut, kata lain, mengurangi beban fikiran yang selama ini menjadi berat Haryani, selama dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung,” ungkapnya.

Lanjut Pipin, “Adapun hal lain mengenai uang pengobatan, nanti dikoordinasikan lagi dengan pihak administrasi PT Taekwang,” tambahnya.

Pipin mengatakan, “Dua bulan terakhir ini, Haryani menempati Rumah Singgah Subang di Bandung, karena intensitas rawat jalan/ terapi di ruang ortopedi RSHS yang cukup rutin harus 3 sampe 4 kali setiap satu minggunya,” pungkas Pipin.

Sementara, orang tua Haryani mengatakan, “Alhamdulillah merasa mengurangi beban saat di antar jemput ke Subang dengan menggunakan Mobil Siaga /Ambulance Gratis milik FMP, karena merasa dibantu untuk menyampaikan keluhan anak kami Yani, kepada PT Taekwang itu,” tuturnya, Senin (7/10/19).

Adapun laporan rutin dari Pipin, atas jumlah pasien yang singgah di Rumah Singgah Warga Subang di Bandung tersebut, bahwa pasien baru yang menginap dari Bulan September hingga Oktober 2019, diantaranya bernama Sidiq Firdaus (4), alamat Pabuaran, Diagnosa Nutritional deficiency, Karcem (41), warga Pamanukan, Diagnosa Malignant neoplasm, Ecin Kuraesin (47) warga Kalijati, Diagnosa CA servik, Dastem (55), warga Tambakdahan, Diagnosa CA servik, Rina Herlina (33) warga Purwadadi, Diagnosa lupus erythematosus dan Tatang Suhara (27) warga Pagaden Barat, diagnosa patah tulang observation for other suspented. Pepen

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya