PERAKNEW.com – Masyarakat Desa Sumberjo bersama Pemerintah Desa Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), menggelar Rapat Turun Sawah dalam rangka menyambut musim tanam rendengan tahun 2025/2026. Acara dipusatkan di Dusun Tulung Agung, Desa Sumberjo.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, antara lain Asisten II Pemkab Polman, Arifin Yambas yang mewakili Bupati Polewali Mandar, Ketua DPRD Polman Fahri Fadli, Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Polman, Farid Rahim, Kabid Hortikultura, Muhammad Yunus, Anggota DPRD Polman, Agus Pranoto, Kepala Desa Sumberjo, Suwardi, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Wonomulyo, Koordinator BPP, Idrus Hasni, serta Perwakilan Kelompok Tani, Babinkamtibmas, Bripka Budiono, Babinsa, Serda Waluyo dan Masyarakat Desa Sumberjo.
Acara ini mengusung tema “Petani Berdaulat, Gemah Ripah Loh Jinawi Ing Tanah Mandar” yang dimulai dengan prosesi buka bumi, yakni pencangkulan tanah secara simbolis oleh pejabat dan tamu undangan di area persawahan yang akan digunakan pada musim tanam mendatang.
Baca Juga : Sosialisasi Pengelolaan Sampah, Emak-Emak Rempong Legonkulon Terima Bantuan Mesin Dari PJT
Ketua DPRD Polman, Fahri Fadli dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kekompakan petani Wonomulyo, “Saya sangat mengapresiasi masyarakat Kecamatan Wonomulyo ini. Antusiasme petani yang kompak turun sawah merupakan suatu kesyukuran, bukan hanya bagi warga Wonomulyo, tetapi juga bagi seluruh petani sawah di Kabupaten Polewali Mandar,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten II Pemkab Polman, Arifin Yambas menyampaikan pesan Bupati Polman yang berhalangan hadir, karena mengikuti rapat koordinasi percepatan hilirisasi perkebunan, “Tentu dalam pertemuan ini kita perlu berdiskusi dan memberikan banyak masukan bagaimana pertanian ke depan bisa semakin meningkat,” kata Arifin.
Kepala Desa Sumberjo, Suwardi berharap, musim tanam kali ini dapat membawa hasil panen yang melimpah, “Alhamdulillah, harapan kami selaku pemerintah desa, dengan sinergi antara kelompok tani, P3A, BPP dan Pemkab Polman, swasembada pangan di Polewali Mandar bisa terwujud. Kehadiran para pimpinan pemda hari ini juga memberikan masukan yang sangat berarti bagi petani,” ungkapnya.
Baca Juga : Wujudkan Program Petani Sejahtera, Kabupaten Indramayu Siapkan Asuransi Tani di Lahan Rawan Bencana
Rapat turun sawah tingkat Kecamatan Wonomulyo ini menjadi momentum kebersamaan pemerintah dan masyarakat Polewali Mandar untuk memperkuat kedaulatan pangan sekaligus menjaga tradisi turun sawah yang telah mengakar dalam budaya masyarakat Mandar. (Sbr)






