PERAKNEW.com – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cimahi melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Padalarang melaksanakan gelar pasukan penggantian meter Advanced Metering Infrastructure (AMI) dalam rangka pelaksanaan uji coba kepada 200 pelanggan di Desa Mandalasari.
Kegiatan gelar pasukan yang berlangsung di Kantor PLN ULP Padalarang tersebut menjadi bagian dari kesiapan PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin modern, akurat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Gelar pasukan dilaksanakan untuk memastikan seluruh personel memahami prosedur kerja, standar keselamatan dan kesehatan kerja, serta mekanisme komunikasi kepada pelanggan selama proses penggantian meter berlangsung.
Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Cimahi juga memastikan kesiapan petugas, peralatan, dan administrasi pendukung agar pelaksanaan penggantian meter di lapangan dapat berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat.
Teknologi AMI memungkinkan pencatatan dan pemantauan data pemakaian listrik dilakukan secara lebih akurat dan efisien.
Penerapan teknologi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan PLN, mempercepat proses penyajian informasi penggunaan energi, serta mendukung transparansi data pemakaian listrik bagi pelanggan. Uji coba kepada 200 pelanggan di Desa Mandalasari menjadi salah satu langkah awal untuk mengevaluasi efektivitas penerapan meter AMI sebelum dikembangkan secara lebih luas.
Manager PLN UP3 Cimahi, Aryta Wulandari menyampaikan, bahwa pelaksanaan penggantian meter AMI merupakan bagian dari komitmen PLN dalam melakukan transformasi pelayanan dengan tetap mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan kepentingan pelanggan, “Melalui uji coba penggantian meter AMI ini, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh layanan kelistrikan yang semakin mudah, akurat, dan andal. Seluruh petugas telah dibekali pemahaman mengenai prosedur kerja dan keselamatan, termasuk tata cara berkomunikasi dengan pelanggan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan PLN kepada masyarakat,” ujar Aryta.
Aryta menambahkan, bahwa petugas PLN yang melaksanakan penggantian meter akan dilengkapi dengan identitas resmi dan surat tugas. Pelanggan juga tidak dikenakan biaya dalam kegiatan penggantian meter tersebut. Masyarakat diimbau untuk memastikan identitas petugas serta tidak memberikan uang, barang, maupun bentuk imbalan lainnya selama proses pekerjaan berlangsung.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Muhamad Joharifin, mengungkapkan bahwa implementasi teknologi AMI merupakan salah satu wujud transformasi digital PLN untuk membangun sistem kelistrikan yang lebih adaptif, efisien, dan berkelanjutan.
“Transformasi digital yang dilakukan PLN harus bermuara pada peningkatan manfaat bagi masyarakat. Penerapan meter AMI tidak hanya mendukung akurasi pencatatan pemakaian listrik, tetapi juga memperkuat kualitas pengelolaan layanan kelistrikan. Kami ingin teknologi hadir untuk memberikan kemudahan, meningkatkan kepercayaan pelanggan, dan mendukung pelayanan publik yang semakin responsif,” ungkap Muhamad Joharifin.
Menurutnya, keberhasilan penerapan teknologi kelistrikan juga membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, PLN akan terus mengedepankan komunikasi dan edukasi kepada pelanggan agar setiap program peningkatan layanan dapat dipahami serta diterima dengan baik.
PLN UP3 Cimahi berkomitmen mengawal pelaksanaan uji coba penggantian meter AMI di Desa Mandalasari hingga seluruh pekerjaan selesai.
Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan perangkat berfungsi dengan baik dan manfaatnya dapat dirasakan oleh pelanggan. Melalui sinergi antara PLN, pemerintah desa, aparat setempat, serta masyarakat, program ini diharapkan turut memperkuat keandalan layanan kelistrikan dan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Untuk memperoleh informasi atau






