Pemprov Jabar Anggarkan Rp24 Milyar Lebih Untuk Peningkatan Jalan Kalijati – Sukamandi

BERITA UTAMA2,669 views

PERAKNEW.com – Berdasarkan informasi yang tercantum pada Papan Informasi Proyek yang terpampang di lokasi pekerjaan proyek, bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jabar merealisasikan 1 Paket Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Kalijati – Sukamandi, Kabupeten Subang.

Adapun Nilai kontraknya senilai Rp24.931.353.313,71,- (Dua puluh empat miliar sembilan ratus tiga puluh satu juta tiga ratus lima puluh tiga ribu tiga ratus tiga belas koma tujuh puluh satu rupiah) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2026 dengan Penyedia Jasa, PT Prima Jaya Electic dan Konsultannya, PT Dimensi Ronakon, baru-baru ini.

Menyikapi hal itu, ketika konfirmasi, Pengawas Proyek dari pihak PT Prima Jaya Electic, saudara Heri, pada Hari Rabu (23/07/26), di lokasi proyek kepada Perak menjelaskan, bahwa pelaksanaan proyek tersebut diawali dengan pekerjaan normalisasi saluran drainase di sepanjang pinggiran jalan Kalijati – Sukamandi ini, dengan pemasangan U Ditch atau saluran air terbuat dari beton bertulang yang dicetak menyerupai huruf U.

Lanjut Heri, “Saya dari PT Prima Jaya Electic, bahwa untuk pekerjaan peningkatan jalan raya saat ini fokus terlebih dahulu pekerjaan saluran drainase dengan pemasangan U Ditch (Beton Bertulang) disepanjang pinggiran bahu jalan dulu, setelahnya baru peningkatan jalanya dari titik Kalijati menuju Sukamandi,” ujarnya.

Heri menerangkan, “Pekerjaan pemasangan U Ditch ini dikerjakan dengan waktu pelaksanaan sesuai kontrak, yakni selama 180 hari kerja kalender dan akan dikerjakan secara profesional, serta Rekonstruksi ruas jalan Kalijati – Sukamandi terbagi dua segmen, diantaranya tiga titik berada di wilayah Kecamatan Purwadadi dan segmen dua berada di lokasi Desa Rancabango, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang yang akan segera dimulai,” terangnya.

Atas proyek yang sedang dikerjakannya itu, Heri berharap, “Dengan adanya peningkatan jalan, dapat menjadi kelancaran ekonomi masyarakat, karena adanya jalan yang mulus, serta drainasenya yang normal, sehingga otomatis ekonomi akan hidup,” harapnya. (Apyh Nurmanta)