SUBANG-PANTURA (PERAKNEW).- Terlihat secara kasat mata, proyek pembangunan Kantor Puskesmas Kecamatan Legonkulon yang nilainya Rp1.498. 613. 500,- terkesan ada pandangan aneh dan janggal. Kenapa papan proyek harus di pampang dibelakang Puskesmas, bukannya lebih pantas dipasang dipinggir jalan tepatnya di depan Puskesmas agar terlihat lamgsung oleh public yang notabene memiliki hak untuk mengetahui setiap program yang didanai oleh pemerintah.

Dan faktanya, sangat jelas bahwa proyek ini bersumber dari DAK Kab. Subang TA 2018 terlebih papan proyekpun terkesan kurang lengkap karena tanpa nomer IMB atau dengan sengaja sang pemborong tidak membuat IMB terlebih dahulu.
Proyek yang dikerjakan oleh PT. Portuna Dua Putri ini terkesan lamban entah apa kendalanya yang jelas ketika Perak dua kali mendatangi proyek ini terakhir 24 Agustus 2018 belum pernah bertemu dengan pemborong, sedangkan pekerja harian tak ada satupun yang bisa di konfirmasi.
Mereka hanya menjawab,”Saya tidak tahu,” itu yang terungkap dari mereka, lalu bagaimana jadinya jika proyek yang nilai hampir 1,5 milyar tdersebut tanpa pengawasan, sedangkan dipapan proyek terpampang nama konsultan perencana dan pengwas PT. Citra Matra Handasa sementara menurut keterangan Sukandi pemborongnya bernama Budi dari Surabaya.
Sampai turunya berita ini Perak belum mendapat keterang yang jelas dari sang Pemborong lantaran tak ada ditempat. (Atang S.)






