“NGABAJAK” Inovasi Kelurahan Dangdeur Tingkatkan Kepatuhan Warga Membayar PBB-P2 Melalui Pendekatan

BERITA UTAMA, SUBANG1,847 views

PERAKNEW.com – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) terus dilakukan Pemerintah Kelurahan Dangdeur, Kecamatan Subang, Kamis (6/8/2026).

Salah satunya melalui inovasi NGABAJAK (Ngumpul Bareng Bayar Pajak), sebuah aksi perubahan yang digagas oleh Anengsih, S.AN., Kepala Seksi Pemerintahan dan Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Pemerintahan dan Trantib) Kelurahan Dangdeur.

Inovasi tersebut lahir sebagai solusi atas masih adanya tunggakan PBB-P2 dan perlunya pendekatan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Melalui konsep “ngumpul bareng”, pemerintah kelurahan mengajak warga, ketua RT/RW, tokoh masyarakat dan berbagai unsur lainnya untuk berdialog, memperoleh edukasi perpajakan, berkonsultasi, hingga melakukan pembayaran PBB-P2 dalam satu kegiatan di lingkungan masing-masing.

Menurut Anengsih, NGABAJAK tidak hanya bertujuan meningkatkan penerimaan pajak daerah, tetapi juga membangun budaya sadar pajak melalui pendekatan yang humanis, kolaboratif, dan partisipatif, “Kami ingin mengubah paradigma pelayanan dari menunggu masyarakat datang menjadi pelayanan yang hadir di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Melalui NGABAJAK, warga dapat memperoleh informasi secara langsung, menyampaikan kendala yang dihadapi, sekaligus melakukan pembayaran PBB-P2 dengan lebih mudah. Harapannya, “Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pajak akan terus meningkat,” ujar Anengsih.

Ia menjelaskan, pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan berbagai program pemerintah yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Selain memberikan kemudahan pelayanan, kegiatan NGABAJAK juga menjadi wadah memperkuat komunikasi antara pemerintah kelurahan dengan masyarakat sehingga berbagai persoalan terkait objek pajak maupun tunggakan dapat diselesaikan secara bersama-sama.

Dukungan Penuh Lurah Dangdeur
Lurah Dangdeur, Alit Sugiantoro, S.AN., M.M., menyampaikan apresiasi atas lahirnya inovasi tersebut.

Menurutnya, NGABAJAK merupakan bentuk komitmen aparatur kelurahan dalam menghadirkan pelayanan publik yang inovatif, responsif dan berdampak nyata, “Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu Anengsih atas lahirnya inovasi NGABAJAK. Program ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik dapat dilakukan dengan pendekatan yang kreatif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Saya optimistis inovasi ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar PBB-P2 serta mendukung peningkatan pendapatan daerah untuk pembangunan,” kata Alit Sugiantoro.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, salah satunya melalui kepatuhan dalam membayar pajak.
Camat Subang: Layak Menjadi Contoh
Camat Subang, Sumardi, S.STP., M.AP., turut memberikan apresiasi terhadap aksi perubahan tersebut.

Menurutnya, NGABAJAK merupakan inovasi yang mampu menjawab tantangan pelayanan publik melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, “NGABAJAK merupakan inovasi yang sederhana, namun memiliki dampak yang besar. Pendekatan jemput bola yang dilakukan Kelurahan Dangdeur menunjukkan bahwa pelayanan publik harus mampu hadir di tengah masyarakat. Saya berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi kelurahan lainnya di Kecamatan Subang dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak,” ujar Sumardi.

Ia menilai keberhasilan suatu inovasi tidak hanya diukur dari peningkatan realisasi penerimaan pajak, tetapi juga dari meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah.

Mendorong Budaya Taat Pajak
Melalui NGABAJAK, Kelurahan Dangdeur menargetkan terciptanya budaya taat pajak yang tumbuh dari kesadaran masyarakat, bukan semata-mata karena kewajiban administratif. Pendekatan yang mengedepankan edukasi, komunikasi dan pelayanan langsung diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak secara berkelanjutan.

Ke depan, Pemerintah Kelurahan Dangdeur berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi ini melalui penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, pemanfaatan teknologi informasi, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan semangat “Ngumpul Bareng Bayar Pajak”, Kelurahan Dangdeur berharap masyarakat semakin memahami, bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan merupakan investasi bersama untuk mewujudkan pembangunan yang maju, pelayanan publik yang berkualitas dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Subang. (Apriatna)