Ciptakan Ketenangan Ibadah di Bulan Ramadhan, AKP Sarjono: “Tanpa Kompromi Tutup Tempat Hiburan Malam dan Pedagang Miras”

oleh -0 views

PATOKBEUSI-SUBANG, (PERAKNEW).- Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Kapolsek dan Camat Patokbeusi, Kabupaten Subang mengundang sekaligus mengintruksikan kepada para pemilik tempat hiburan malam (Caffe) agar menutup total tempat usahanya selama Bulan Suci Ramadhan. Agar terciptanya ketenangan dan nyaman kepada masyarakat yang sedang melakukan ibadah puasa, terutama peredaran minuman keras (Miras) yang sering dikonsumsi oleh kalangan anak muda yang sangat meresahkan masyarakat dan jika tetap masih buka, pihak kepolisian tidak segan-segan menindak keras. Acara tersebut bertempat di Aula Kantor Kecamatan Patokbeusi, Senin (7/5/18).

Instruksi keras tersebut disampaikan oleh Kapolsek Patokbeusi, AKP Sarjono kepada para pemilik tempat hiburan malam, selain ingin menciptakan kondisi dan situasi yang tenang, nyaman serta aman saat melakukan ibadah puasa, juga berdasarkan laporan sekaligus permintaan dari masyarakat terutama peredaran miras yang sampai saat ini masih marak.

Dalam kesempatan itu, AKP Sarjono menegaskan, “Saya menghimbau sekaligus mengintruksikan kepada para pemilik tempat hiburan malam agar menutup usahanya selama bulan suci ramadhan/satu bulan penuh, agar tercipta keadaan tenang, nyaman serta aman saat melaksanakan ibadah puasa. Jika masih ada yang membandel membuka tempat usaha itu, pihak kepolisian akan menindak tegas dan tidak ada kompromi, terutama kepada para pedagang miras, agar jangan sampai ada lagi peredaran miras, bahkan sampai akhir zaman peredaran miras harus dimusnahkan,” tegasnya.

Selain itu menurut keterangan Koordinator Hiburan Malam Patokbeusi, Dede Gina mengatakan, “Kalau harus tutup total seperti itu, kami para pengusaha caffe harus pintar-pintar memutar otak untuk mencari nafkah, untuk menghidupi keluarga kami, dengan adanya himbauan/intruksi dilarang buka caffe selama bulan suci ramadhan, menjadi tantangan bagi kami para pengusaha caffe didaerah Pantura ini, kita harus mencari usaha lain untuk mencari nafkah selama bulan ramadhan,” ujarnya. (Rohman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *