oleh

Bangunan SDN Kertawinaya Rusak Parah Bertahun-tahun Tak Tersentuh Pemkab Subang

PANTURA-SUBANG, (PERAKNEW).- Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kertawinaya, Blok Pintu-Dusun Cijengkol, Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang tampak rusak parah.

Seperti nampak dipertontonkan pada video unggahan salah seorang warga setempat, bernama Tatan Rustandi pada salah satu WhatsApp Group (WAG), hingga menjadi perbincangan khalayak ramai di WA grup tersebut.Dalam video itu, tampak pintu kelas yang sudah rusak, lantai yang keramiknya sudah mengelupas, bahkan di salah satu ruang kelas atapnya roboh dan tumbuh rumput hingga tumbuh pula pohon Cerry.

Menyikapi masalah itu, pada Jum’at (05/06/2020), Perak mendatangi SDN Kertawinaya, untuk melihat langsung kondisi sekolah yang jadi perbincangan di WAG. Letaknya dipinggir jalan Provinsi, Jalan Kalijati-Sukamandi, persisnya SDN Kertawinaya ini berdiri bersebelahan dengan TPU Pintu air Sungai Cijengkol-Sukamandi dan sangat mudah aksesnya.Ketika Perak ke lokasi, kondisi sekolah memang sepi, sebab aktivitas belajar mengajar diliburkan dengan adanya Pandemi Covid-19.

Jika dilihat sekilas dari luar, bangunan sekolah memang sudah nampak rusak dan persis seperti bangunan tak terawat. Pengunggah video Tatan Rustandi yang merupakan warga setempat mengantar Perak untuk melihat-lihat ke dalam ruang kelas.

Menurutnya, kondisi didalam ruangan yang masih dipergunakan untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tidak jauh lebih buruk dari kondisi diluar sekolah, “Bahkan ada ruangan yang sudah ditopang pake bambu dan atapnya pada bolong, jelas ini membahayakan bagi siswa,” tuturnya.

Tatan menambahkan, kondisi ini terlihat di ruang kelas, ketika pintu ruang kelas yang sudah rusak dan hanya diikat pakai seutas tali yang dililit ke kusen ini dibuka.Kondisi sekolah rusak ini sudah barang tentu membuat tidak nyaman untuk KBM, “Kemana anggaran dari APBN untuk pendidikan yang nilainya Triliunan Rupiah, kok masih ada bangunan sekolah negeri yang seperti ini,” tandas Tatan.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Desa Sukamandijaya, Fajar Riskomar, S.I.P., mengungkapkan, karena pendidikan dasar itu merupakan sebuah prinsip dasar dari pendidikan. Untuk itu, harus dibarengi dengan sarana dan prasarana yang memadai, “Akan tetapi, kalau saya lihat kondisi bangunan di SD Kertawinaya ini, sangat tidak layak, bahkan membahayakan bagi siswa yang melaksanakan KBM di sekolah ini,” ungkapnya.

Fajar yang juga merupakan Dewan Redaksi Media Perak berharap, Pemerintah, khususnya Pemkab Subang memberi perhatian serius terhadap kondisi di SD Kertawinaya ini, “Kalau Pemkab Subang tidak segera mengambil tindakan, saya akan ajak masyarakat untuk menggalang dana dipinggir jalan. Supaya Pemerintah tahu di SD Kertawinaya ini membutuhkan dana untuk pembangunan gedung,” tegasnya. (Hamid)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya