Abah Betmen ; “Hati-Hati Penipuan Menggunakan Foto Profil Abah Betmen”

BERITA UTAMA2,987 views

PERAKNEW.com -Ketua Umum (Ketum) LSM Forum Masyarakat Peduli Provinsi Jawa Barat (FMP Jabar) yang juga sebagai Koordinator KAMPAK (Komunitas Anak Muda Peduli Anti Korupsi), yakni Abah Betmen mulai Geram atas banyaknya tembusan informasi kepadanya terkait adanya oknum yang tak bertanggungjawab mengatasnamakan dirinya melalui Chatting WhatsApp yang menggunakan foto profilnya, dalam hal ini melakukan penipuan dengan meminta sesuatu, diantaranya uang kepada para sahabatnya, baik pihak LSM, Ormas hingga pejabat mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga Kabupaten Subang.

Atas hal itu, Abah Betmen telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengecek posisi keberadaan sang oknum penipuan ini melalui nomor WhatsApp yang digunakan untuk menipu dan menghubungi para sahabat Abah Betmen tersebut.

Dari hasil giat pengecekan posisi itu, Abah Betmen akhirnya mendapati ada sejumlah posisi dan lokasi yang kerap disinggahi sang penipu tersebut, diantaranya di Desa Pringkasap, Kecamatan Pabuaran dan Desa Rancabango, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang.

Nampak terlihat Abah Betmen belum lama ini tengah melakukan investigasi di satu lokasi yang disinggahi sang penipu tersebut, yaitu di Dusun Sukasari, Desa Pringkasap, Kecamatan Pabuaran dan sempat berkunjung ke rumah Ketua RT setempat.

Dalam giat Investigasinya itu, Abah Betmen kepada Perak menerangkan, “Sekarang abah berada di Kampung Sekasari, Desa Pringkasap, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang. Dalam rangka mencari seseorang yang telah menggunakan profil abah untuk melakukan penipuan ke beberapa pejabat, ke teman teman abah juga, setelah kita cek posisi ternyata posisinya berada di wilayah Kampung Sukasari, Desa Pringkasap. Abah juga tadi sudah bertemu dengan Pak RT nya dan terakhir di cek pos ternyata sudah bergeser lagi,” terangnya.

Lanjut Abah Betmen mengingatkan, “Pointnya adalah abah mengingatkan kepada teman-teman abah siapapun, para pejabat Kabupaten Subang, Pejabat Publik, mulai dari kepala desa, kecamatan sampai dengan kabupaten, hati – hati bagi sahabat abah yang di telpon atau di hubungi oleh seseorang yang mengatasnamakan abah dan meminta sesuatu, pasti ujung – ujungnya minta duit, abaikan saja. Bila perlu pancing sampai dengan ketemu dan silahkan Buat Laporan Polisi,” jelasnya. (Galang)