oleh

Warga Kaliaren Diresahkan Curanmor, Ketua KT Sukamandijaya Harap Polisi Segera Tangkap Pelakunya

CIASEM-SUBANG, (PERAKNEW).- Kerap terjadi Pencurian sepeda motor (Ranmor) di Dusun Kaliaren, Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, menuai keresahan seluruh warga setempat. Faktanya, tiga Orang Warga Kaliaren menjadi korban Ranmor tersebut, hanya dalam waktu satu bulan, di Bulan Desember 2019.

Adapun tiga korban tersebut, diantaranya bernama Nurdin mengalami pencurian sepeda motor hondanya, yang diparkirnya dipinggir jalan tidak jauh dari sawah yang tengah digarapnya, pada siang Hari Selasa, Tanggal 24 Desember 2019, sekira pukul 10:00 WIB.

Kedua dan ketiga, menimpa korban bernama Dedi dan Ujang Entay, tepatnya pada Hari Rabu pagi, dekira Pukul 03:00 WIB, tanggal 04 Desember 2019.

Pelaku berhasil mencuri dua unit sepeda motor merk Suzuki, jenis Satria FU milik Dedi dan Yamaha Vega R milik Ujang Entay, di dalam gudang milik korban khusus garasi motor dengan cara mendongkrak kunci gembok pintu gudang tersebut.
Sementara itu, pada saat kejadian dikesunyian menjelang pagi hari yang sepi tersebut, ada sejumlah saksi (anak korban) yang belum tidur, sempat menyaksikan dua motor dimaksud melintas dihadapannya dengan pengendaranya yang mencurigakan menggunakan baju switer berkerudung, namun saksi menduga motor itu dikendarai oleh kakaknya.

Memastikan kecurigaannya itu, satu orang saksi, yaitu anak dari korban Dedi, pulang dan melihat ayah dan kakaknya ada, lalu saksi langsung mengontrol gudang, ternyata kunci gembok pintu gudang sudah rusak dan masuk ke dalam, dua motor milik keluarganya sudah tidak ada.

Atas kejadian itu, korban sudah lapor ke aparat setempat Polsek Ciasem dan kini kasusnya tengah ditangani pihak Polsek Ciasem dan siang itu juga, masih pada hari yang sama, anggota Reserse Kriminal Polsek Ciasem langsung olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kedua korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp15 jutaan.

Bahkan sebelumnya, juga kerap terjadi pembegalan dialami sejumlah korban yang dirampas/dibegal motornya, tengah malam, di jalan sepi pesawahan tersebut, penghubung Dusun Kaliaren dengan Dusun Wangun, Desa Rancabango, Kecamatan Patokbeusi.

Seperti diungkapkan oleh Ketua Karang Taruna Desa Sukamandijaya, Hendra Sunjaya kepada Perak, “Ada yang janggal terkait maraknya Ranmor di Kaliaren ini, dalam satu bulan pelaku bisa beraksi dua kali dan waktu beraksinyapun di siang dan pagi dini hari atau subuh, kemungkinan pelaku atau ada informannya yang kerap berkeliaran di kampung itu, atau singgah tidak jauh di sekitaran juga bisa jadi berdomisili tinggal baru di kampung tersebut. Untuk itu, yang punya wilayah hukumnya, dalam hal ini pihak Polsek Ciasem berdasarkan data pelaporan para korban itu, semoga bisa menindaklanjutinya secara serius dan segera dapat menangkap pelakunya,” harap Hendra yang akrab disapa Enjoy ini.

Enjoy menambahkan, “Selain Ranmor di perkampungannya, pembegalan juga kerap terjadi di jalan sepi totoang dan gelap tak ada satupun lampu penerangan antara Kaliaren penghubung Tanjung Asem, Desa Ciasem Tengah hingga ke Dusun Wangun, Desa Rancabango, Kec. Patokbeusi dengan volume panjang sekira 2 (dua) Km lebih dan lebar 4 Meter. Namun beberapa korbannya ada yang melapor dan ada juga yang pesimis untuk lapor ke polisi, dengan alasan hilang motor, lapor juga jarang bisa ditemukan. Betapa tidak, totoang tersebut tidak dipedulikan pemerintah, jangankan berjajarkan Penerangan Jalan Umum (PJU), lampu biasa saja pemerintah enggan merealisasikannya,” ungkapnya tegas. (Anen/Cj-Dani)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya