oleh

Tingkatkan Angka RLS, Bupati Dukung PGRI Bangun Akademi Komunitas

KAB. BANDUNG, (PERAKNEW).- Tahun 2019, angka Harapan Lama Sekolah (HLS) Kabupaten Bandung mencapai 12,68 tahun, atau naik 0,24 poin dari tahun 2018 di kisaran 12,44 tahun.

Dengan capaian tersebut, Bupati Bandung, Dadang M Naser berharap, pendidikan dapat menjadi salah satu indikator kuat dalam menopang Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) Kabupaten Bandung, “IPM Kabupaten Bandung Tahun 2019 mencapai 72,41 poin, nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata IPM provinsi dan nasional. Untuk saat ini, Pendidikan berada di posisi ketiga setelah indikator Kesehatan 81 poin dan daya beli di angka 63 poin. Dengan berbagai capaian yang diraih, kami berharap ke depannya bidang pendidikan bisa menjadi indikator kuat penopang IPM,” jelas bupati saat menghadiri acara Peletakan Batu Pertama Renovasi Gedung PGRI, Katapang, Jumat (27/11/2020).

Sementara untuk meningkatkan angka rata-rata lama sekolah (RLS), Dadang Naser mendukung PGRI Kab. Bandung untuk mendirikan akademi komunitas. Mengingat, tahun 2019 RLS Kabupaten Bandung masih di angka 8,79 tahun, “RLS Kabupaten Bandung mesti ditingkatkan lagi. Meskipun kita tidak memiliki universitas negeri, tapi kita bisa mencari strategi lain yakni dengan mendirikan akademi komunitas yang dikelola langsung oleh PGRI. Dengan begitu, kami yakin RLS Kabupaten Bandung bisa terus meningkat,” ungkapnya.

Keberadaan akademi komunitas dalam pandangan Bupati Dadang Naser dapat pula memberikan peluang kepada para awak media untuk bisa mendukung aspek pendidikannya.

Bupati menilai di Kabupaten Bandung terdapat beberapa wartawan berkompeten namun mungkin tidak menempuh pendidikannya secara formal dari akademisi, “Maka dengan adanya akademisi ini, saya juga berharap PGRI bisa menghargai profesionalitas mereka. Misalnya dengan cara memberikan sertifikat honoris S1. Ini dalam upaya mempercepat proses mereka untuk mendapatkan pendidikan formal,” imbuh Dadang.

Pada kegiatan tersebut juga, dirinya berharap renovasi Gedung PGRI dapat memotivasi para anggota, untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bandung, “Kususnya di tengah pandemi seperti ini, tugas guru tidak hanya sebagai pengajar tapi juga pembelajar, karena harus menemukan ide kreatif agar pembelajaran tetap menyenangkan,” ucap Bupati Bandung.

Selain itu, ia mengajak seluruh pengurus serta anggota PGRI Kabupaten Bandung, untuk terus menyosialisasikan protokol Kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran covid-19 kepada masyarakat, “Seperti kita tahu, wabah ini telah masuk pada klaster pendidikan formal seperti pesantren, hingga klaster keluarga. Oleh karenanya kita harus disiplin menerapkan prokes dengan 5 M, mencuci tangan dengan sabun, menggunakkan masker, menjaga jarak, makan makan sehat dan memanjatkan doa,” ajak Dadang. (Ogie S/Asep R)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya