oleh

Sri Mulyani : Kenaikan PPN Jadi 11 Persen Memberikan Keadilan Bagi Warga

JAKARTA, (PERAKNEW),- Pemerintah menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari sebesar 10 persen menjadi 11 persen. Perubahan tarif PPN ini mulai berlaku ditanggal 1 April 2022. Perubahan ini didasari oleh Undang-Undang tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan kenaikan pajak ini bertujuan untuk memberikan keadilan bagi rakyat. Hal ini sesuai amanah Pancasila.“Tujuannya memberikan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, Menurutnya kenaikan 1 persen dari PPN sebelumnya (10 persen), masih wajar dan tidak berlebihan. Sebab ini PPN 11 persen masih berada di bawah rata-rata PPN dunia, Tuturnya.

 

Peningkatan tarif PPN ini juga tidak dilakukan secara diam-diam dan mendadak. Pemerintah dan DPR RI telah menyepakatinya pada September 2021 lalu, dimana kenaikan tarif PPN akan dilakukan secara bertahap hingga 2025, Sebagaimana kesepakatan dengan DPR RI, Sri Mulyani mengatakan, pada 2025 mendatang, pihaknya berencana menaikkan PPN hingga 12 persen.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengaku memahami situasi pandemi Covid-19 saat ini, dimana para pelaku usaha sedang fokus pada pemulihan ekonomi Akan tetapi, hal itu tidak menjadi penghalang bagi pemerintah untuk menerapkan pajak di Indonesia. Terlebih APBN saat pandemi Covid-19, sering mengeluarkan anggaran besar sehingga perlu dibenahi kembali.

Facebook Comments

Berita Lainnya