Silaturahmi Sambut GM KPKS PT SHS (Ahmad Yani)

oleh
Silaturahmi Sambut GM KPKS PT SHS (Ahmad Yani)

Santoso Hamzah; “Sistem Kerjasama Kembali Natural (Bentuk Padi) Menuju Petani Sejahtera”  

PANTURA-SUBANG, (PERAK).- Menyambut General Manager (GM) Kantor Produksi Kebun Sukamandi (KPKS) PT Sang Hyang Seri (SHS), Ahmad Yani yang baru menggantikan GM sebelumnya, Agus Suharjono, Paguyuban Petani PT SHS Bersatu adakan acara silaturahmi, di Ruang Rapat KPKS PT SHS Sukamandi, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Kamis (11//1/18).

Dalam silaturahmi tersebut, ada beberapa point pembahasan yang mereka diskusikan terkait kemajuan managemen PT SHS  dan kesejahteraan para petaninya. Namun, ada point diskusi yang diutamakan, yaitu system sewa lahan antara PT SHS dengan petani dimaksud.

Seperti diungkapkan oleh salah seorang pengurus Paguyuban Petani PT SHS Bersatu, Santoso Hamzah dalam diskusi itu, “Silaturahmi ini kami adakan untuk menyambut GM yang baru, Pak Ahmad Yani, walaupun mendadak. Intinya, kami para petani akan tetap mendukung program-program PT SHS secara professional sesuai bidang kami, sebagai mitra kerja sewa lahan PT SHS, demi kelancaran dan kemajuan managemen PT SHS,” ungkapnya.

Masih kata Santoso memaparkan, “Namun, kami pun petani ingin ada timbal balik yang baik lagi dong dari SHS. Intinya, keinganan kami saat ini hanya satu, kembalikan system sewa menjadi system bagi hasil ke bentuk natural atau padi, karena system natural tersebut adalah harapan kami, para petani untuk menuju petani sejahtera,” paparnya.

Santosa menerangkan. Sistem bagi hasil ke bentuk natural itupun, adalah pintu kesejahteraan bersama, bukan hanya petani, tetapi managemen PT SHS juga sejahtera dan tetap lancar, tidak dirugikan, “Dengan kembali seperti semula, ke system bentuk natural, dibawah 15 (Lima belas) Kuintal per Hektar per Musim. Bukan seperti sistem sekarang yang memberatkan kami, sudah berjalan dua tahun lebih, sewa masih Rp10 Juta per Hektar per Musim. Dan itu tidak merugikan SHS. Karena, peraturan pemasukan hasil panen padinya sudah ditentukan oleh SHS kepada petani. Maka, SHS tidak akan mengalami kerugian produksi benihnya dan tetap bisa memenuhi target benih nasional,” terangnya.

Menyikapi penyampaian aspirasi para petaninya yang diwakili salah seorang pengurus paguyuban tersebut, GM KPKS yang baru itu merespon baik.

Dikatakan GM KPKS, Ahmad Yani dihadapan para petaninya yang hadir di acara itu, “Kami respon baik hal ini, namun akan dikaji dulu, agar nanti keputusan mengenai system kerja sama kembali ke bentuk natural dimaksud, tidak menjadi batu sandungan bagi kita semua,” kata Yani.

Dalam acara silaturahmi, dihadiri oleh Sekper, Effendi Sagita, Manager Kerjasama, Rohali dan Manager Swakelola KPKS, Agustinus dan jajarannya. Dari pihak petani, Ketua Paguyuban Petani PT SHS Bersatu, Hombing, Sekretaris, H. Eman dan para ketua kelompok tani di perusahaan negara tersebut. (Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *