Setelah Terbang Selama 20 Tahunan, Piala Adipura Buana Kembali Hinggap Di Kota Subang

SUBANG, (PERAKNEW).- Setelah terbang selama 20 tahunan, Piala Adipura Buana, kembali hinggap di Kota Subang, Jawa Barat. Piala lambang supremasi kebersihan status kota kecil di Indonesia itu, diterima Bupati Subang Imas Aryumningsih dari Presiden Joko Widodo pada puncak acara Hari Lingkungan Hidup di audotorium Mandala Wana Bupati hakti, Jakarta, Rabu, 2 Juli 2017.

Sebagai rasa syukur, Bupati Imas pun menggelar kendurian dengan mengehelat acara pawai penyambutan Piala Adipura Buana, Kamis, 3 Juli 2017.  Pawai penyambutannya pun berlangsung meriah.

   Warga masyarakat mulai dari orang dewasa, anak-anak pelajar, tumplek dan berjejer di sepanjang jalan raya yang dilalui rombongan pawai mulai dari lokasi star di lokasi wisata Ciater Riung Tangga (CRR), kemudian menyusuri Jalan Cagak-Cijambe-Ranggawulung.

   Dari jalan raya Ranggawulung dilanjutkan ke sejumlah ruas jalan protokol di wilayah perkotaan Subang langsung ke jalan raya Pagaden, memutar dan kembali diarak ke kota Subang dan finis di halaman kantor Bupati Subang jalan raya Dewi Sartika.

Usai mengikuti pawai berjarak 50 kilometeran dan berdiri di atas kendaraan bak terbuka, Bupati Imas yang sudah berusia 67 tahun itu, masih tampak segar dan semringah saat turun dari kebdaraan.

   “Alhamdulillah, Piala Adipura Buana, akhirnya berhasil kami rebul kembali,” katanya, sambil terus mengumbar senyum. Bupati perempuan pertama di Kabupaten Subang itu berniat terus mempertahankan Piala Adipura Buana sampai tiga tahun berturut-turut.

   “Pada tahun berikutnya, kami ingin merebut Piala Adipura Kencana,” Imas menegaskan tekadnya. Caranya dengan terus menggerakan dan menjadikan budaya kebersihan sebagai kebutuhan.

Kecuali itu, Imas pun sudah mulai star dengan mulai membangun ruang-ruang publik dengan taman-taman tematik yang mendukung keindahan kota.

   Kecuali itu, menata pasar tradisional dan tempat-tempat pembuangan samalah sementara dan tempat pembuangan akhirnya. “TPA Panembong, sedang kami tata menjadi sebuah lokasi ekowisata yang indah dan tentu tidak bau,” imbuhnya.

   Bahkan, di lokasi TPA Panembong, kini, sudah beroperasi instalasi gas metan hasil rekayasa teknologi yang bahan dasarnya berasal dari sampah. “Alhamdulillah, kami sudah menikmati pemanfaatan gas metan itu sejak sebulan lalu,” kata Endang, salah seorang warga Kampung Panembong yang berjarak 100 meteran dari TPA Panembong.

Nina, salah seorang warga kota Subang, mengaku bungah, sebab, jerih payah warga kota Subang dalam gotong-royong bersih-bersih lingkungan berbuah manis dan berhasil menyabut Pila Adipura Buana.

   “Piala Adipura Buana ini akan menambah energi dan motivasi kami untuk terus bergotong royong dalam membersihkan kota Subang,” ujarnya. Seperti Imas, ia ingin kelak Kota Subang bisa menyambut Piala Adipura Kencana.

(Nanang Sutisna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here