SDN Pasir Malang II Akhirnya Dapat Bantuan Rehab

SDN Pasir Malang II Akhirnya Dapat Bantuan Rehab

KAB. BANDUNG, (PERAK).- Sarana dan prasarana SDN Pasir Malang II, Kampung Sukasari, Desa Sukaluyu, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung kini lebih memadai, pasalnya sekolah tersebut saat ini sedang tahap penataan dengan mendapatkan bantuan rehab sebesar Rp.71.500.000,- dari pemerintah Kabupaten Bandung dikerjaan dengan cara swakelola, belum lama ini.

Hal tersebut dijelaskan Kepala Sekolah (Kasek) SDN Pasir Malang II, Elang Solihat, S.Pd., bahwa apa yang selama ini menjadi kendala untuk meningkatkan mutu pendidikan dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) telah terealisasikan, “Alhamdulillah pelaksanaannya sedang berjalan mencapai 95% yang nantinya dapat memperlancar proses belajar mengajar,” ujarnya didampingi guru-guru dan komite sekolahnya, Wawan Setiawan saat ditemui di kantornya.

Dia juga tetap memantau dan memonitoring selama proses pekerjaan rehab dilaksanakan, agar sesuai dengan RAB, juklak dan juknis yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Selain itu, selanjutnya kebutuhan sarana penunjang lainnya juga sangat berpengaruh dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. “Untuk itu kami sangat berterima kasih kepada pemerintah dan Kepala UPT TK/ SD Kecamatan Pangalengan, Wilson Fisher, S.Pd., M.Si,. juga Kepala Dinas Pendidikan Bandung yang tetap berupaya memperjuangkan permohonan bantuan rehab yang telah kami terima ini, sehingga kami bisa memiliki sarana yang bisa memadai,” ucapnya berterimakasih.

Lanjut Elang, “Mudah-mudahan kedepan pemerintah bisa lagi memperhatikan dunia pendidikan khususnya pendidikan tingkat dasar, sehingga kegiatan belajar mengajar tidak terkendala dengan kurangnya sarana prasarana yang memadai, tetapi SDN Pasir Malang II masih membutuhkan pembangunan pemagaran dan paving blok,” imbuhnya.

Mengenai kekurangan tersebut, diakui Elang sudah diajukan, pengajuan lewat proposal ke pihak dinas pendidikan, secara pribadi mempunyai cita-cita agar kekurangan tersebut terealisasi di tahun 2018. (Asep Rahmat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here