oleh

Ratusan Buruh TKBM Berunjuk Rasa di Pelabuhan Internasional Patimban

PERAKNEW.com – Ratusan massa Buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) melakukan unjuk rasa di Pelabuhan Internasional Patimban, Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang pada Selasa, 22 Agustus 2023.

Dalam aksinya mereka menuntut agar Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan PATIMBAN diutamakan merekrut putra daerah atau warga setempat, kedua, Tarif Pelabuhan Patimban harus dengan sistem borongan bukan harian seperti yang sudah berjalan, karena jika harian hanya menguntungkan para pengusaha saja dan yang dirugikan adalah buruh TKBM.

Bagaimana tidak, Buruh TKBM di Pelabuhan Patimban saat ini banyak warga yang berasal di luar Kabupaten Subang, hal ini khawatir akan berdampak penduduk asli pribumi hanya menjadi penonton saja, terlebih tenaga kerja orang luar Kabupaten Subang tersebut kebanyakan yang tidak mempunyai keahlian. Sementara, Warga asli pribumi banyak yang nganggur, padahal banyak memiliki keahlian, karena sudah sempat mengikuti pendidikan dan latihan kerja di Pelabuhan Patimban tersebut, sejak pelabuhan masih tahap pembangunan.

Ratusan Buruh TKBM Berunjuk Rasa di Pelabuhan Internasional Patimban1

Disela aksi itu, Ketua Serikat Buruh TKBM, Rustono mengajak seluruh anggotanya bahkan masyarakat yang ingin bekerja di Pelabuhan Patimban untuk bersama-sama melakukan unjuk rasa di Pelabuhan Patimban.

Massa pendemo sempat adu mulut dan saling dorong dengan pihak kepolisian dari Polsek Pusakanagara dan dibantu Polres Subang, antaran menginginkan orasinya langsung di depan Pintu Pelabuhan atau di depan Kantor KSOP Patimban yang baru, namun hal itu tidak di izinkan oleh pihak kepolisian, hanya boleh berorasi di depan Kantor KSOP yang lama, sehingga kericuhanpun tak terhindarkan, namun keadaan itu bisa diredakan oleh H. Lili Rusnali (Tokoh Masyarakat Pantura Subang) dan meminta 10 orang untuk diizinkan bisa masuk ke dalam untuk bernegosiasi dengan pihak Pelabuhan.

Baca Juga : Kades Sidajaya Minta DLH Subang Tindak Tegas Pelaku Dugaan Pencemaran Sungai Cilamatan

Sekitar pukul 11:15 WIB perwakilan Serikat Buruh TKBM diizinkan masuk untuk melakukan Audiensi dengan pihak Pelabuhan di Kantor KSOP yang baru, namun satu jam lamanya Beraudiensi, tidak menghasilkan kesepakatan atau Deadlock, hanya satu Tuntutan saja yang akan dikabulkan, yaitu pihak KSOP Patimban berjanji akan merekrut buruh TKBM dari warga setempat, namun terkait sistem upah buruh pekerja Pelabuhan, pihak Pelabuhan Patimban bersikukuh ingin harian, tidak mau borongan, sehingga hal ini membuat geram Serikat Buruh TKBM tersebut dan mengambil sikap akan melakukan aksi mogok kerja sampai batas waktu yang belum jelas. (Atang S)

Berita Lainnya