Rapat Evaluasi Program Kesehatan Ibu dan Anak

oleh
Bupati Subang Pidato Rapat Evaluasi Kesehatan Ibu dan Anak
Imas Aryumningsih; “Dinkes dan IBI Subang Siap Tampung dan Realisasikan Aspirasi Bidan”

SUBANG, (PERAKNEW).- Rapat Evaluasi Program Kesehatan Ibu dan Anak digelar, di Aula Akademi Kebidanan Bhakti Nugraha, Jalan Ki Hajar Dewantara, Kelurahan Cigadung, Kecamatan/ Kabupaten Subang, Senin (29/01/18).

Dalam acara tersebut, Bupati Subang, Imas Aryumningsih hadir. Selain Imas, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), ASDA I, Direktur Akbid Bhakti Nugraha, Kabid Kesmas Dinkes, Koordinator Bidan Puskesmas dan Bidan Desa se- Kab. Subang.

Foto Bersama, Usai Rapat Evaluasi Kesehatan Ibu dan Anak

Pada Kesempatan ini, Imas Arymningsih merasa bersyukur, karena bisa bersilaturahmi dengan para bidan yang ada di Kabupaten Subang dan mengucapkan terima kasih kepada  para bidan, atas niat ibadahnya sudah membantu dengan baik, terutama menolong seorang ibu yang melahirkan dan hamil.

Dia juga merasa bangga, terutama dibidang kesehatan, mendapat penghargaan ODF juara 1 se- Jawa Barat, untuk sanitasi mendapat penghargaan juga, posyandu dan KB pun dapat penghargaan. Penghargaan tersebut  banyak, mengenai kesehatan yang  membantu untuk pemerintah Subang dan sudah berhasil menunjukan adanya peningkatan, keberhasilan dan yang paling membanggakan dalam laporan LAKIP Kab. Subang, yaitu mendapatkan nilai B.

“Dengan banyaknya penghargaan, berdampak pada banyaknya bantuan yang kita dapat, misalnya untuk PKH, awalnya kita mendapat bantuan untuk 51.000 KK dengan nilai bantuan Rp1.890.000,-, sekarang mendapat tambahan menjadi 30.000 KK senilai Rp81.000,- KK penerima bantuan PKH,” paparnya.

Subang juga mendapatkan penambahan untuk Rutilahu menjadi 1.400 rumah, dari 400 rumah untuk tahun 2018 dari pemerintah provinsi dan pusat, karena dampak dari penghargaan yang kita dapat, sehingga dianggap serius dalam mensejahterakan masyarakat.

Bupati menekankan, betapa pentingnya kebersamaan dan persatuan, sekarang Subang akan punya Pelabuhan Intenasional Patimban dan Bendungan Sadawarna. Sehingga berdampak juga kepada ibu-ibu bidan, terutama di daerah utara, karena banyaknya urbanisasi nanti, mungkin ada banyak yang hamil dan melahirkan sehingga perlu peningkatan kesehatannya.

Bagaimanapun, dengan adanya Pelabuhan Patimban dan Bendungan Sadawarna, diharapkan bisa menaikan Pendapatan Aset Daerah (PAD) yang sekarang hanya Rp300 Milyar. Karena dibandingkan dengan daerah lain, seperti Kab. Karawang, sudah Rp1,3 Triliun, Subang masih jauh ketinggalan dan tugas kita bersama untuk menaikan PAD.

Bupati Subang juga meminta kepada para bidan di Subang, apabila ada usulan dan aspirasi, silahkan sampaikan kepada Kadinkes atau ketua IBI, untuk ditampung dan direalisasikan demi kemajuan dan kesejahteraan dalam bidang kesehatan masyarakat Subang. (Humam/Protokol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *